IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

Polisi Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan di Aceh Timur

oleh -75.579 views
Polisi Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan di Aceh Timur
Pelaku Pembunuhan di Aceh Timur
Penulis: Zainal
Editor: Rapian

 GOOGLE NEWS

Aceh Timur I REALITAS – Polisi Berhasil Bekuk Pelaku yang membunuh Radiah, (49) jasad ditemukan mengapung di sungai belakang rumahnya di Dusun Bahagia, Desa Putoh Dua, Kecamatan Pantee Bidari, Aceh Timur.

“Pelaku berisial MH, (64) yang tidak lain adalah suaminya sendiri berhasil ditangkap oleh petugas kurang dari 1 x 24 jam saat pelaku sedang berada di Polres Aceh Timur untuk membuat laporan hilangnya sang istri,” ujar Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono, S.I.K., Selasa (25/01/2022).

Diungkapkan, kejadian bermula saat, Korban (R) dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak Kamis, (20/01/2022) pagi.

Setelah diupayakan pecarian yang dilakukan oleh warga bersama Satreskrim Polres Aceh Timur, Polsek Pantee Bidari dan SAR, jenazah korban ditemukan pada hari Jum’at, 21 Januari 2022 di alur sungai. yang berada di belakang rumah korban.

BACA JUGA :   Bejat! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sampai Muntah

Sementara itu pelaku yang merupakan suami korban, Pada saat dimintai keterangannya oleh anggota piket, pelaku memberi penjelasan berbelit-belit dan berubah-ubah.

Melihat adanya kejanggalan dari keterangan pelaku, tim pulbaket yang berada di Polres kemudian melakukan interogasi secara intens.

Hal ini disebabkan keterangan pelaku berbanding terbalik dengan keterangan saksi-saksi yang ada di lapangan.

Selanjutnya pada hari Sabtu, (22/01/2022), dari hasil penyelidikan di lapangan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, Unit Resmob dan Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur.

BACA JUGA :   Respons Kuasa Hukum Ketika Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Proses Hukum

Dari pengakuan pelaku, pada hari Rabu, tanggal 19 Januari 2022 sekira pukul 23.30 WIB pelaku tidak melihat korban di dalam kamar.

Selanjutnya pelaku bangun dan melihat korban berada di luar rumah sedang bermain handphone, hal ini membuat pelaku merasa curiga dan menghampiri korban.

Pelaku bertanya kepada korban “kenapa belum tidur dan gelisah kali” akan tetapi korban tidak menghiraukan pertanyaan pelaku yang membuat pelaku tersinggung dan marah, kemudian pelaku merampas handphone dari tangan korban sambil memukul pada bagian wajah korban yang mengakibatkan korban terjatuh.

Melihat korban terjatuh dan memeriksa keadaanya yang diduga telah tidak bernyawa, pelaku panik, kemudian korban digendong dan membawanya ke pinggir sungai seolah-olah korban hilang dari rumah.

BACA JUGA :   Jalur Penyeberangan Penumpang Ferry Langsa – Penang Dibuka Lagi

Adapun barang bukti yang diamankan oleh petugas, satu set pakaian milik korban, satu unit handphone milik korban, satu lembar baju milik pelaku, satu lembar kain sarung milik pelaku dan dua buah cincin besi milik pelaku.

“Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 338 atau pasal 351 ayat 3 KUHPidana dan atau pasal 44 ayat 3 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tebntang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman 15 tahun.