IKLAN YARA

Dugaan Suap Proyek, Bupati Musi Banyuasin di Tetapkan Tersangka

oleh -19.489 views
Hakim, Panitera Dan Pengacara Ditangkap KPK
Foto : gedung KPK

Jakarta I Realitas – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin di tetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KKP) terkait kasus dugaan suap proyek infrastruktur.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan, ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

“KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka, sebagai berikut, DRA (Dodi Reza Alex), Bupati Musi Banyuasin periode 2017-2022,” kata Alex dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu Sabtu (16/10/2021) sore.

BACA JUGA :   Polisi Ciduk Kawanan Pencuri di Langsa 2 DPO

Selain Dodi, KPK menetapkan Kepala Dinas PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori, Kabid SDA/PPK (pejabat pembuat komitmen) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari, dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy sebagai tersangka.

Alex mengatakan, Dodi diduga dijanjikan uang sebesar Rp 2,6 miliar sebagai imbalan jika perusahaan milik Suhandy menang tender empat proyek di Pemkab Musi Banyuasin.

BACA JUGA :   Abu Alex : 3 Pelaku Pembakar Mobil YARA Harus Diboyong ke Polda Aceh

“Sebagai realiasi pemberian komitmen fee oleh SUH atas dimenangkannya 4 proyek paket pekerjaan di Dinas PUPR tersebut, diduga SUH telah menyerahkan sebagian uang tersebut kepada DRA melalui HM (Herman dan EU (Eddi),” ujar Alex.

Atas perbuatannya, Dodi, Herman, dan Eddi selaku penerima suap disangka melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi  Jo Pasal Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara itu, Suhandy selaku pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat  (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (kompas/red)