IKLAN YARA

Modus Bersujud, Maling Raib Uang Kotak Amal Masjid Rp 50 Juta di Jogja

oleh -44.489 views
Modus Bersujud, Maling Raib Uang Kotak Amal Masjid Rp 50 Juta di Jogja
Modus Bersujud, Maling Raib Uang Kotak Amal Masjid Rp 50 Juta di Jogja
UPDATE CORONA

Yogyakarta I Realitas – Anggota kepolisian berhasil mengamankan seorang pencuri kotak amal di Masjid Al Ikhlas, Kampung Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Pelaku berdiamankan anggota polisi setelah aksinya terekam CCTV pada 25 Agustus 2021.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro mengatakan, pelaku tersebut berinisial MF (27) adalah bapak satu anak.

Dia nekat mencuri kotak amal karena mengaku terhimpit kebutuhan ekonomi, sebab sudah lama MF tidak bekerja.

“Kejadian itu pada 25 Agustus 2021 sekitar pukul 13.30.

Pelaku memanfaatkan waktu lengah selepas salat zuhur.

Karena melihat situasi sepi tersebut, kemudian dimanfaatkan pelaku untuk mengambil uang, yang disimpan di kotak amal itu,” katanya, saat jumpa pers di Polsek Umbulharjo, Kamis (9/8/2021).

Dari penyidikan sementara, Polisi mendapat informasi dari korban bahwa kerugian akibat pencurian kotak amal itu mencapai Rp 50 juta.

“Adapun uang tersebut dibelanjakan oleh pelaku untuk membeli alat-alat rumah tangga, dan kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Nuri Aryanto menambahkan, pihak takmir Masjid melaporkan dugaan pencurian kotak amal itu pada 29 Agustus 2021.

Setelah mendapat laporan adanya dugaan pencurian, Unit Reskrim Polsek Umbulharjo bergerak melakukan penyelidikan.

BACA JUGA :   Ibu Muda di Sidoarjo Buang Bayinya Karena Ditinggal Pacar

Polisi kemudian memeriksa rekaman CCTV yang ada di Masjid tersebut, dan terlihat pelaku sedang melakukan aksi pencurian itu.

Setelah itu pelaku lantas kabur menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi AB 6518 RL.

“Setelah membuka dan memeriksa rekaman CCTV kami dapat petunjuk lewat sepeda motor yang digunakan, kami minta bantuan ke Satlantas untuk melacak dan akhirnya berhasil. Kami penyelidikan sehari satu malam,” terang dia.

Dari pelacakan melalui kepemilikan sepeda motor tersebut, kemudian polisi mendapat jawaban jika pelaku tinggal di rumah kost, berada di Nitikan, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

“Kami langsung mengamankan pelaku setelah mendapat informasi itu, dari pengamanan itu didapat sejumlah barang bukti yakni alat penanak nasi, helm standart warna hitam, setrika, pisau baru, dan kwitansi pembayaran kontrakan sebesar Rp 850 ribu dan lain-lainnya,” jelasnya.

Aksi pencurian itu mulai terendus saat seorang saksi bernama Widodo melihat kotak amal di Masjid Al Ikhlas itu sudah dalam kondisi terbuka gemboknya.

Kemudian saksi tersebut melaporkan kejadian itu kepada takmir Masjid, dan setelah itu pengurus Masjid memeriksa rekaman CCTV bersama-sama.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap 4 Pelaku Perdangan Kulit Harimau Sumatera di Kampar

“Ketahuan bahwa kotak amal itu dibuka dan diambil uangnya oleh pelaku. Penuturan takmirnya uang itu ada sekitar Rp 50 juta. Karena itu hasil donasi selama 2 tahun,” terang dia.

Namun saat dilakukan penyidikan, pelaku mengaku uang yang diambil dari kotak amal tersebut hanya sebesar Rp 6,5 juta.

“Dia hanya bisa membuktikan nilanya Rp 6,5 juta.

Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk membuktikan uang yang hilang sebenarnya berapa,” tegas Nuri.

Pengakuan pelaku, dia sudah melakukan aksinya itu selama dua kali di masjid yang berbeda.

Kini MF dijerat pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara Takmir Masjid Al Ikhlas Kampung Surosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta bernama H Subandi sempat curiga dengan tingkah laku pria berinisial MF, yang pada 25 Agustus 2021 lalu telah mencuri uang di kotak amal di sana.

Kecurigaannya itu muncul lantaran MF berpura-pura sujud, ketika ada seseorang yang lewat di masjid itu.

“Ya dia ketahuan tanggal 25 Agustus kemarin, dia salat di sini. Setiap ada yang lewat itu dia pura-pura sujud. Kalau gak ada orang ya ngambil duit dimasukin tas, lalu keluar,” katanya, saat ditemui, Kamis (9/9/2021).

BACA JUGA :   Ibu di Indramayu Sewa Pembunuh Bayaran Untuk Bunuh Anak Tirinya

Selain itu, setiap kali hendak masuk ke masjid, MF selalu memarkirkan sepeda motornya di lokasi yang jauh dari masjid.

“Parkirnya itu bukan di tempat yang disediakan. Nah, pas pulang dari ambil duit itu kelihatan sepeda motornya pas dia kabur,” jelas dia.

Dia mengatakan, kotak amal yang dicuri oleh MF merupakan kotak amal yang paling besar di masjid tersebut.

Setiap tahunnya, jumlah uang yang ada di kotak itu berkisar antara Rp 22 hingga Rp 27 juta.

Lantaran selama 2 tahun terakhir kotak berisi sedekah dari jemaah masjid di sana belum pernah dibuka, maka Subandi memperkirakan nilai uang yang hilang mencapai Rp 50 juta.

“Setiap tahun Rp 27 juta, tahun sebelumnya Rp 22 juta. Ini kan 2 tahun (belum dibuka) ya sekitar Rp 50 juta,” jelas Subandi. (*)

Source