IKLAN YARA

Dokter Adiany di RSUD Enrekang yang Tidak Percaya COVID-19 Buka Suara

oleh -40.489 views
Dokter Adiany di RSUD Enrekang yang Tidak Percaya COVID-19 Buka Suara
Dokter Adiany di RSUD Enrekang yang Tidak Percaya COVID-19 Buka Suara
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Dokter di RSUD Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Dokter Adiany Adil.

Menyatakan dirinya tak percaya COVID-19 lewat pernyataannya yang kemudian viral di media sosial.

Adiany akhirnya bersuara dan menyebut COVID-19 tidak dalam istilah medis.

“Iya memang itu saya suarakan dan itu sudah lama saya suarakan. Jadi postingan saya yang senada dengan pernyataan itu dari Maret 2019 itu,” kata Dokter Adiany Adil saat berbincang dengan awak media, Sabtu (4/9/2021).

Penolakannya terhadap COVID-19 disebut telah dilakukannya sejak 2 tahun lalu. Namun baru tahun ini dia membuatnya dalam bentuk pernyataan.

“Jadi postingan kemarin (sebelumnya) tidak dalam bentuk pernyataan tetapi bisa dalam screenshot, atau apa banyaklah variasinya kemarin itu,” ucapnya.

BACA JUGA :   Bupati Kolaka Timur Ditangkap KPK, Berikut Daftar Harta Kekayaan Andi Merya Nur

Adiany menyebut alasan dirinya membuat pernyataan yang kemudian viral, lantaran adanya permintaan dari pihak sekolah anaknya yang duduk di SMP yang meminta sebuah pernyataan kepada dirinya.

Permintaan ini diajukan setelah belajar tatap muka langsung digantikan dengan sistem belajar daring.

“Karena memang kan di grup sekolah saya suarakan juga itu. Maret 2019 sejak diviralkannya COVID-19 ini,” ujar dia.

Aliany bahkan menilai COVID-19 tidak bisa dijadikan nama penyakit. Dia menyebut penyakit itu berjenis Ispa yang disebabkan oleh virus.

“Jadi sepengetahuan saya diagnosa yang ada jenis penyakit yang ada itu Ispa (Infeksi saluran pernapasan atas) yang disebabkan oleh mikroorganisme bernama virus.

Itu nama penyakit dalam teori dan praktek kedokteran yang diterapkan selama ini. Itu kan kita kenal ada disebabkan virus dan bakteri,” terangnya.

BACA JUGA :   Ir H Arse Pane Ketua SBPMP4 Jakarta : Polda Aceh dan Polres Langsa Kita Minta Usut Tuntas Kasus Pembakaran Rumah Pengacara H A Muthallib

“Artinya apa yang ada di dalam dunia medis itu adalah Ispa bukan COVID-19. Kalau COVID-19 kita tidak kenal dalam istilah medis. Tidak ada itu,” imbuhnya.

Menurutnya, jika penyakit ISPA ini diganti dengan nama COVID-19 maka dia meminta dunia kedokteran untuk menggantinya, sehingga dia bisa mengetahuinya.

Sebelumnya, Dokter Adiany Adil, membuat pernyataan bahwa COVID-19 bukan diagnosis dan pasien COVID-19 tidak pernah ada.

Pernyataan Adiany itu viral di media sosial dan membuatnya dipanggil polisi.

Pernyataan itu dituliskan dalam sebuah surat pernyataan yang ditandatangani Adiany pada 25 Agustus 2021.

Adiany juga menyertakan nomor teleponnya di surat itu. Berikut ini pernyataan Adiany:

BACA JUGA :   Peresmian Gudang TN, Pertama Kali dan Peduli Terhadap Anak Yatim Piatu

Yang bertanda tangan di bawah ini, atas nama dr. Adiany Adil sebagai salah satu pihak yang berwenang dan berkompeten membuat pernyataan akan COVID-19.

Bahwa berdasarkan disiplin ilmu saya yaitu berkenaan dengan profesi dokter, sosok ahli dalam hal penegakan diagnosis, maka saya dengan tegas dan jelas tetapkan bahwa sejak dahulu hingga detik ini para dokter termasuk saya tidak pernah tegakkan diagnosis COVID-19.

Bahwa dalam teori dan praktek kedokteran, TIDAK PERNAH ADA DIAGNOSIS COVID-19/CORONA VIRUS DISEASE-19. Dan olehnya itu, pasien COVID-19 itu tidak pernah ada.

Demikianlah surat pernyataan yang saya buat untuk dipergunakan demi kemaslahatan ummat manusia. (*)

Sumber: Dtc