IKLAN YARA

Polda Aceh Tetapkan 4 Tersangka Penjualan Emas Tidak Sesuai Kadar

oleh -118.489 views
Polda Aceh Tetapkan 4 Tersangka Penjualan Emas Tidak Sesuai Kadar
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si.
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh menetapkan empat tersangka dugaan penjualan emas murni tidak sesuai kadar.

Kabit Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy kepada Wartawan, Jumat (23/7/2021) mengatakan para tersangka berinisial JP, S, D, dan H.

Lebihlanjut Winardy “para tersangka diduga menjual emas tidak sesuai karat. Para tersangka berjualan emas di toko masing-masing di kawasan Pasar Aceh, Kampung Baru, Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Selain menetapkan empat tersangka, kata Kombes Pol Winardy, penyidik juga menyita barang bukti perhiasan emas dari toko para tersangka.

BACA JUGA :   Investasi Bodong Berkedok Arisan Grup WhatsApp di Makassar Terungkap

Barang bukti yang diamankan yakni dari Toko L berupa rantai tangan emas dengan berat 5,5 gram. Dari Toko H berupa rantai kalung emas seberat 6,6 gram.

Serta dari Toko B dengan barang bukti berupa dua kalung emas dengan berat 10 gram dan dari Toko A berupa kalung dengan berat 10 gram dan kalung seberat enam gram.

“Penyidik juga sudah memeriksa 16 saksi dari empat toko emas tersebut. Saksi Toko empat orang, saksi Toko H tiga orang, saksi Toko B tiga orang, dan saksi Toko A enam orang,” sebut Winardy.

Kombes Pol Winardy mengatakan pengusutan dugaan penjualan emas tidak sesuai kadar tersebut berawal dari informasi masyarakat. Kemudian, personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh menyelidikinya.

Setelah diselidiki, kata Kombes Pol Winardy, ditemukan sejumlah toko diduga dengan sengaja memperdagangkan emas murni tidak sesuai kadar. Kadar emasnya diduga dikurangi.

Dugaan tersebut dibuktikan dari hasil Laboratorium Balai Besar Kerajinan Batik di Yogyakarta. Hasil pemeriksaan laboratorium diketahui kadar emasnya tidak sesuai dicantumkan dalam surah, jelas Kombes Pol Winardy.

BACA JUGA :   Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Lintas Negara, 2 Tersangka Napi

Penyidik, kata Kombes Pol Winardy, akan menjerat pelaku dengan Pasal 62 jo Pasal 8 Huruf f Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

“Ancaman pidananya paling lama lima tahun penjara atau denda paling banyak Rp2 miliar. Penyidik segera menetapkan tersangkanya,” ujar Winardy. (*)

Sumber : ant