Korupsi Dana Desa, Kejari Bireuen Resmi Tahan Kepala Desa Paya Lipah

oleh -100.489 views
Kejari

IDUL FITRI

Bireuen | Realitas – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen. resmi menetapkan oknum Kepala Desa Paya Lipah, Kecamatan Peusangan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana desa.

Setelah menjadikan sang Kepala desa sebagai tersangka, penyidik langsung melakukan penahanan dengan menititipkan kepala desa Paya Lipah,

REALITAS TV

di sel lapas kelas 2B Bireuen. untuk 20 hari ke depan. Penahanan ini berlaku hingga pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)

Sesuai data yang berhasil dihimpun media ini kepala desa paya lipah itu,Tersandung kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana desa yang mengakibatkan terjadinya kerugian negara mencapai Rp 231,860,500.

BACA JUGA :   Moment Mengharukan, Usai Putusan Sidang Akmal Hanif Temui Jama'ah Umrah

Kepala Seksi Intelijen, Fri Wisdom S. Sumbayak dalam keterangannya pada Rabu, (2/6/2021) mengatakan, sebelum ditahan ES awalnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Berdasarkan hasil penyidikan dan bukti permulaan ditetapkan sebagai tersangka dan selanjutnya dilakukan penahanan terhadap ES untuk kepentingan pemeriksaan karena di khawatirkan akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” pungkasnya

Dirinya melanjutkan kan, tersangka ES akan dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Lapas kelas 2B Bireuen, jika masih dibutuhkan maka akan dilakukan perpanjangan penahanannya.

BACA JUGA :   Suak Pandan Serah Bantuan Langsung Tunai Bulan ke-V

“Tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka yang lain sesuai dengan perkembangan penyidikan bahwa berdasarkan hasil perhitungan tim sementara adapun total kerugian Negara dalam perkara ini adalah sebesar Rp. 231.860.500,” ujarnya.

Lanjutnya, kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima oleh Kejari Bireuen yang menginformasikan adanya penggunaan Dana Desa pada Desa Gampong Paya lipah yang diduga tidak sesuai dengan APBG.

Berdasarkan informasi tersebut Plt. Kejari Bireuen membentuk Tim untuk melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut dan berdasarkan hasil penyelidikan diperoleh keterangan dan dokumen yang membenarkan informasi dari masyarakat tersebut,” katanya.

BACA JUGA :   Menag Berencana Terbang Ke Arab Saudi Bahas Penyelenggaraan Haji 2022

Ia menjelaskan, dari hasil penyelidikan ada beberapa pembangunan fisik yang dilaksanakan tidak sesuai dengan APBG dan penggunaan Dana BUMG yang diduga terindikasi adanya korupsi.

“Sehingga kasus ini ditingkatkan ketahap penyidikan dan saat ini satu orang berinisial ES telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” pungkasnya. Pada (M. Reza)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas