FGD Diharapkan Semakin Menguatkan Kolaborasi Penanganan Covid-19

oleh -74.489 views
FGD

IDUL FITRI

Jakarta | Realitas – Polri laksanakan FGD (Focus Group Discussion) atau diskusi kelompok terfokus tentang PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro dan KTJ (Kampung Tangguh Jaya) dalam penanganan permasalahan Covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Selasa (8/6/21).

Acara tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Royal Palm Cengkareng Jakarta Barat, dengan menghadirkan tiga narasumber antara lain Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala dengan topik Kampung Tangguh Jaya (KTJ) Inisiatif Terobosan Mandiri Kepolisian.

REALITAS TV

Kemudian Sekda DKI Jakarta , Marullah Matali, dengan topik Pengembangan PPKM Mikro dan AKBP Fahri Siregar dengan topik Implementasi KTJ pada penerapan PPKM Mikro, sedangkan sebagai moderator adalah Sdri Sabena.

BACA JUGA :   4 Pejabat Dinkes Banten Dipecat Imbas Korupsi Pengadaan Masker

Pelaksanaan FGD ini diharapkan semakin menguatkan kalaborasi dalam upaya penanganan Covid-19. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai peserta adalah Para Kasat Binmas, Para Lurah, Para Babinsa, Da’i Kamtibmas, FKRK dan Ketua Pokdarkamtibmas Polda Metro Jaya.

Kegiatan ini diawali dengan Pembukaan, dilanjutkan dengan Doa bersama selanjutnya, menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dirbinmas dan yang terakhir penyampaian dari para narasumber.

Beberapa poin yang dikutif dari sambutan yang disampaikan Dirbinmas Polda Metrojaya sebagai berikut :

FGD diharapkan semakin menguatkan kolaborasi pada upaya penanganan Covid-19 dan hadirnya Prof Adrianus Meliala, Sekda dan AKBP Fahri Siregar dari tim POP, dapat memberikan feedback dan rekomendasi yang dapat menguatkan penanganan Covid-19 semakin efektif serta memiliki semangat untuk merapatkan barisan, bulatkan tekad dalam penanganan Covid-19 khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sedangkan poin-poin dari Prof Adrianus Meliala, adalah selain Polri sudah lakukan kolaborasi yang sangat positif.

Kampung Tangguh Jaya merupakan Kegiatan inisiatif yang sebetulnya bukan tanggung jawab Polri, tapi justru Polri ambil peran, karena apabila covid-19 tidak ditangani, akan berdampak pada ekonomi , tentunya berimplikasi pada Kamtibmas. Kampung Tangguh Jaya merupakan kegiatan terobosan Polri yang perlu dikolaborasikan.

BACA JUGA :   Sosialisasikan PPKM Mikro, Babinsa Jelutung Sambangi Warga Binaan

Sedangkan poin-poin paparan dari AKBP Fahri Siregar, adalah Latar belakang KTJ, Peran polisi dalam bencana, Apa itu Kampung Tangguh Jaya dan apa tujuan Kampung Tangguh Jaya, Sasaran dan pelaksanaan Kampung Tangguh Jaya serta Prinsip Situasi Covid-19 maupun peran Kampung Tangguh dalam pengendaliannya.

Selanjutnya Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali, menyampaikan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan PPKM Mikro di DKI Jakarta (dasar hukum, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro, pemetaan RT yang rawan dan kecepatan covid-19, dan harus berdasarkan Hukum, oleh sebab itu marilah untuk tetap kolaboratif dalam penanganan Covid-19. (Misnato)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas