Dilaporkan Lebih dari 100 Orang Meninggal di Malaysia Karena Covid-19

oleh -87.489 views
Dilaporkan Lebih

IDUL FITRI

Kuala Lumpur I Realitas – Malaysia melaporkan 103 orang meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir pada Kamis (3/6/2021).

Ini adalah hari kedua berturut-turut lebih dari 100 kasus kematian dilaporkan di Malaysia.

REALITAS TV

“Ini membawa angka kematian Covid-19 menjadi 3.096 orang,” kata direktur jenderal kesehatan Dr Noor Hisham Abdullah, seperti dilansir Bernama dan Channel News Asia, Jumat (04/06/2021).

Negara itu membukukan rekor 126 orang meninggal karena Covid-19 pada Rabu (02/06/2021).

Malaysia tengah bergulat dengan lonjakan kasus infeksi Covid-19, dan memasuki lockdown total minggu ini dalam upaya untuk mengekang wabah.

“Sebuah studi yang dilakukan oleh sebuah universitas Amerika telah memproyeksikan bahwa angka kematian Covid-19 Malaysia bisa mencapai 26.000 pada September,” kata Menteri Kesehatan Dr Adham Baba pada Kamis.

BACA JUGA :   Dirbinmas Polda Aceh Lantik Ketua Umum KBPP Polri Provinsi Aceh

“(Proyeksi) bukan sesuatu yang mustahil,” katanya kepada wartawan saat konferensi pers di Rumah Sakit Kanselor Tuanku Muhriz Universiti Kebangsaan Malaysia.

Dr Adeeba Kamarulzaman, anggota Dewan Sains Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan pada hari Rabu bahwa proyeksi itu didasarkan pada lintasan saat ini.

Dia mengatakan penelitian, yang dilakukan oleh Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington, juga memproyeksikan bahwa angka kematian harian Malaysia dapat mencapai 200 kasus menjelang akhir Agustus.

BACA JUGA :   Pelaksanaan MTQ Ke 35 Aceh Singkil Ditunda

Selama konferensi pers, Dr Adham mengatakan bahwa 60 persen kasus Covid-19 di negara itu terkait dengan pergerakan orang dan 40 persen ke klaster.

“Virus ini mengikuti orang- orang. Ketika orang bergerak, virus juga bergerak,” katanya.

Dr Adham juga mengatakan bahwa kegiatan selama bulan Ramadan, kurir serta kegiatan di berbagai sektor menjadi satu di antara penyebab klaster komunitas di Malaysia.

“Lockdown total Malaysia selama dua minggu, yang diberlakukan pada 1 Juni, telah menunjukkan tanda-tanda positif dalam perang melawan pandemi,” kata Dr Adham.

Perang melawan pandemi dapat dimenangkan, tambahnya, asalkan semua sektor memainkan peran mereka untuk meringankan tekanan pada sistem kesehatan nasional.

BACA JUGA :   Kaba Harkam Polri Tinjau Pergelaran Alut dan Alsus Jajaran Polda Aceh

Malaysia pada Kamis mencatat 8.209 kasus baru, termasuk 65 kasus infeksi impor.

Total harian lebih tinggi dari 7.703 yang dilaporkan pada hari Rabu dan membawa beban kasus kumulatif Malaysia menjadi 595.374.

Saat ini ada 880 kasus di unit perawatan intensif (ICU), dengan 446 membutuhkan bantuan pernapasan atau oksigen.

Negara ini juga mencatat 7.049 pasien baru sembuh, tertinggi sejak awal pandemi dan melampaui tertinggi sebelumnya 5.718 pada 16 Februari. (Red/Trb)

UPDATE CORONA