MTM Fairfield Singapore Hilangan 2 Katup Pengunci Pipa Saluran Minyak

oleh -121.489 views

IDUL FITRI

Belawan I Realitas – Alat penutup (Katup) untuk pengunci pipa saluran minyak bunker bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 2 (dua) face milik kapal tanker MTM Fairfield Singapore hilang disikat maling saat sandar di Dermaga Pipanisasi Pelabuhan Ujung Baru Belawan pada Kamis malam (29/4/2021).

Hal ini diketahui oleh anak buah kapal (ABK) saat memeriksa kondisi kapal termasuk Vapour Locknya, setelah sejumlah petugas instansi pemerintah, seperti: Imigrasi, Bea Cukai, Karantina dan lainnya selesai menjalankan tugas untuk pengecekan kondisi kapal tanker yang masuk ke Pelabuhan Ujung Baru Belawan pada malam hari.

REALITAS TV

Menurut info yang beredar, maling masuk melalui rantai kapal dengan cara memanjat rantai jangkar kapal atau menyelinap saat sejumlah petugas akan naik untuk.melakukan pengecekkan didalam kapal

“Kapal tanker MTM Fairfield Singapore masuk ke Pelabuhan Ujung Baru Belawan untuk memuat turunan minyak sawit untuk.di ekspor dan Karana Line Belawan sebagai Agen Pelayarannya dan ABK telah melaporkan kehilangan 2 alat penutup (Katup) tersebut kepada pihak peragenan kapal”, ucap Sumber ke awak Media.

“Sudah dilakukan pencarian terhadap 2 alat penutup (Katup) yang hilang dan pelaku pencurian namun tidak berhasil, setelah selesai memuat turunan minyak sawit pada malam tersebut kemudian kapal bertolak dari Pelabuhan Ujung Baru Belawan menuju Kawasan Asia”, Lanjutnya.

Meski tak berhasil menemukan 2 katup yang hilang itu, selanjutnya,Kamis (29/4/2021) malam kapal tanker tersebut bertolak dari Pelabuhan Belawan menuju kawasan Asia.

Hilangnya barang-barang milik kapal asing di Pelabuhan Ujung Baru Belawan yang bertaraf Internasional membuat suasana di Pelabuhan tersebut terkesan tidak aman dan terkesan terjadi pembiaran terhadap orang yang tidak punya kepentingan masuk ke dalam Pelabuhan.

“Secara umum, masalah keamanan di darat adalah tanggung jawab pihak Otoritas Pelabuhan (OP) sedangkan untuk dilaut menjadi tanggung jawab Syahbandar Utama”, Jelasnya.

Berharap agar kedepannya sistem keamanan di Pelabuhan Ujung Baru Belawan diperketat, sehingga tidak ada lagi orang-orang yang tidak berkepentingan masuk ke areal Pelabuhan mengingat banyaknya kapal asing yang sandar di Pelabuhan. (Win)

UPDATE CORONA