Kabareskrim Polri: Penindakan Hukum Jangan Sampai Buat Usaha Perikanan Gulung Tikar

oleh -105.489 views
Kabareskrim

IDUL FITRI

Jakarta I Mediarealitas.com – Kabareskrim Polri: Penindakan Hukum Jangan Sampai Buat Usaha Perikanan Gulung Tikar.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima kunjungan kehormatan dari Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan, bertempat di Ruang Kerja Kabareskrim Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

REALITAS TV

Tim dari BKIPM dipimpin oleh Dr Rina dan didampingi Hari Maryadi(Sekretaris BKIPM), Riza Priyatna (Sekretaris BKIPM), Totong (staf Puskari), dan Budi Sugiyanti (staf Puskari).

BACA JUGA :   DKD Garda Prabowo Provinsi Jawa Barat, Adakan Konsolidasi DKC Sejawa Barat

Lewat pertemuan ini, Kabareskrim Polri menyampaikan harapannya agar Polri dan BKIPM dapat berkolaborasi dalam penyidikan terkait tindak pidana perikanan.

“Apabila ada kesulitan dalam penindakan yang ditemukan oleh BKIPM, tolong untuk dicatat dan dilaporkan ke Polri untuk dilakukan penyelidikan,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

BACA JUGA :   Polri dan BPJS Sepakat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pengguna Jalan

Namun Kabareskrim Polri mengingatkan jangan sampai penindakan hukum berakibat pada keberlangsungan usaha perikanan.

“Misal terkait limbah dari pabrik yang volumenya tidak banyak, seminimal mungkin untuk dibersihkan saja, tidak usah dilakukan penindakan.

Ini sesuai kebijakan pemulihan ekonomi nasional. Dalam kondisi seperti ini, jangan sampai usaha rakyat gulung tikar hanya karena ada masalah dengan pihak kepolisian,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.

BACA JUGA :   Kemendagri: Kualitas Pelayanan Publik yang Prima Harus Dirasakan Semua Kalangan Masyarakat

Sementara itu, Kepala BKIPM mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan Polri di lapangan terkait pengamanan dan penegakan hukum, termasuk dalam menindak kasus penyelundupan ikan ilegal dari luar negeri. (*)

UPDATE CORONA