Bareskrim Polri Imbau Masyarakat untuk Tetap Waspada Jika Mendapat Pesan dari WhatsApp

oleh -88.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Mediarealitas.com – Bareskrim Polri menjelaskan saat ini terdapat modus kejahatan dalam dunia siber yang memungkinkan pelaku mengambil alih akun Whatsapp milik para korbannya.

Pemilik akun whatsapp diminta waspada dan berhati-hati bila mendapatkan pesan dari WhatsApp.

REALITAS TV

Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Slamet Uliandi mengatakan bahwa biasanya pelaku kejahatan akan mengirimkan link melalui pesan teks.

BACA JUGA :   DPR-RI Minta Kemenhub Tidak Abaikan Keberadaan Pelabuhan di Aceh

Dirtipidsiber Bareskrim Polri meminta agar pemilik akun tidak mengklik link yang merujuk pada suatu tautan yang sudah dipersiapkan itu. Menurutnya hal itu cara pertama bagi pelaku membobol akun.

Jika anda mendapatkan pesan teks dari Whatsapp, jangan bagikan kode yang anda dapatkan dan jangan klik link tersebut,” terang Jenderal Bintang Satu, Kamis (11/03/2021).

Dirtipidsiber Bareskrim Polri mencontohkan pesan kode yang diterima akun Whatsapp tertentu bertuliskan ‘<#> Your WhatsApp Business code 869-688 You can also tap this link to verify your phone: b.whatsapp.com/869688….’

BACA JUGA :   KKB Serang Warga Sipil Yang Tidak Berdosa di Papua

Pesan seperti itu yang nantinya akan menjadi pintu masuk bagi pelaku kejahatan untuk membobol akun Whatsapp korbannya.

Brigjen Pol. Slamet Uliandi menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat digital ketika mengakses ruang siber. Misalnya, terdapat beberapa hal bersifat privat yang tidak boleh dibagikan.

BACA JUGA :   Diduga Jadi Sarana Propaganda KKB, FLKN Papua Laporkan Jubi.co.id Ke Dewan Pers dan Polisi

Misalnya warga tak bisa sembarangan memberikan foto dan nomor KTP. Hal itu, menurut Bareskrim dapat menjadi celah bagi pelaku kejahatan.

“Untuk melakukan pinjaman pada aplikasi fintech atau membeli suatu barang bahkan bisa digunakan membobol akun rekening bank anda,” tutur Dirtipidsiber Bareskrim Polri. (*)

Sumber: Trb

UPDATE CORONA