2 Peneror Pelemparan Kepala Anjing Ke Rumah Pejabat Kejati Riau di Bekuk

oleh -106.489 views
Foto: Ilustrasi

IDUL FITRI

Pekanbaru I Mediarealitas.com – Dua pelaku teror di rumah Kasi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kasipenkum Kejati) Riau Muspidauan ditangkap.

Kedua pelaku adalah eksekutor pelemparan kepala anjing di rumah Kasipenkum Kejati Riau.

REALITAS TV

“Kedua pelaku adalah eksekutor langsung yang melempar kepala anjing. Jadi kedua pelaku naik motor langsung melemparkan ke rumah korban,” ujar Direskrimum Polda Riau Kombes Teddy Ristiawan saat dimintai konfirmasi, Kamis (11/3/2021).

BACA JUGA :   Kejati Aceh Harus Usut Tuntas Dugaan Kajari Bener Meriah Terlibat Dalam Proyek di Bener Meriah

Kedua pelaku yang ditangkap adalah Irwan Purwanto (39) dan Didik Wahyudi (39). Mereka ditangkap tadi malam.

Teror pelemparan kepala anjing terhadap Muspidauan ini dilakukan oleh empat orang. Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Mereka beraksi empat orang, dua sudah ditangkap dan dua lagi DPO. Kami sudah ketahui identitasnya,” kata Teddy.

Para pelaku kini diamankan di Polresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi masih mendalami motif teror terhadap Mispidauan.

“Motif masih didalami. Yang jelas mereka mengakui sebagai eksekutor. Nanti kami sampaikan setelah dua pelaku lain dapat diamankan,” katanya.

Teror di rumah Mispidauan terjadi pada 5 Maret. Ketika itu, sekitar pukul 05.00 WIB Muspidauan hendak salat Subuh di masjid dekat rumahnya.

Dia melihat sebilah pisau ada bercak darah di depan rumahnya. Awalnya Muspidauan mengira pisau miliknya sendiri yang salah letak.

BACA JUGA :   Jajaran Polda Aceh Siap Sampaikan Tausiyah Kamtibmas Kepada Masyarakat

Setelah Muspidauan melaksanakan salat Subuh dan pulang ke rumahnya, ternyata terdapat kepala anjing persis tergeletak di sebelah pisau yang dilihatnya tadi.

Selanjutnya pelapor menyuruh anaknya melihat rekaman CCTV yang ada di rumahnya.

Ternyata diduga kejadian pelemparan tersebut terjadi Kamis (4/3/2021) sekitar pukul 22.35 WIB dan langsung dilaporkan ke Polresta Pekanbaru. (*)

Sumber: Dtc

UPDATE CORONA