Sinergi Dengan KPK, Kapolri Siap Kerja Sama Untuk Pemberantasan Korupsi

oleh -103.489 views
Kapolri
Foto: Dok. Kapolri Bertemu Pimpinan KPK.

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui pimpinan KPK. Pertemuan ini membahas kerja sama penguatan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Kedatangan Kapolri memang kita tunggu-tunggu terkait dengan bagaimana KPK dan Polri mempertahankan, memelihara, dan menindaklanjuti kerja sama dan sinergi untuk melakukan pemberantasan korupsi.

REALITAS TV

Jadi tidak ada kata lain kecuali KPK dan Polri bekerja sama saling memperkuat pemberantasan korupsi,” kata Ketua KPK Firli Bahuri, kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2021).

BACA JUGA :   Nah, Kira-kira Apa Saja Kelebihan Kopi Sidikalang Ini?

“Tentunya seperti yang tadi sudah disampaikan oleh bapak pimpinan KPK ada beberapa hal yang memang ke depan akan semakin kita perkuat,” ucap Sigit.

Dalam kesempatan yang sama, Sigit mengatakan kunjungannya ke KPK adalah hal wajib selaku Kapolri yang baru. Sigit menyebut ada sejumlah hal yang dibahas dalam pertemuan, termasuk soal penguatan pemberantasan korupsi di Tanah Air.

“Seperti kita ketahui bahwa pemerintah dalam hal ini banyak melakukan kegiatan refocusing dalam rangka penanggulangan Covid dan pemulihan ekonomi nasional.

BACA JUGA :   Gubernur Kalteng Minta Bupati-Wali Kota Pastikan Masyarakat Pelosok Dapat Vaksinasi

Tentunya ini harus kita jaga agar bisa berjalan dengan baik dan kemudian program tersebut bisa tepat waktu, tepat sasaran dan tentunya kita kurangi risiko-risiko kebocoran yang ada,” katanya.

Dia menyebut hal pertama yang akan diperkuat antara Polri dan KPK adalah terkait kerja sama sumber daya manusia. Lalu ada juga terkait bidang pencegahan korupsi, terlebih dalam masa pandemi demi memulihkan kondisi perekonomian Indonesia.

BACA JUGA :   Jamaah Masjid As Sa'adah Gerebek Lokasi Judi Ketangkasan

Sigit juga membahas kerja sama di bidang penindakan dalam bentuk joint investigation. Menurutnya, sinergi dalam penanganan kasus korupsi terus diperkuat.

“Termasuk juga kegiatan terkait dengan masalah edukasi, dan juga terkait masalah supervisi yang selama ini sering terjadi antara penegak hukum kan tentunya perlu ada kesepakatan.

Tentunya disupervisi ini ke depan KPK, Kejaksaan, maupun Kepolisian betul-betul bisa bersinergi sehingga tidak ada celah,” katanya. (*)

Sumber:(Dtc)

UPDATE CORONA