Presiden Indonesia Memperingatkan Kebakaran Hutan Saat Titik Api Terdeteksi

oleh -82.489 views
FOTO FILE: Presiden Indonesia Joko Widodo menghadiri KTT para pemimpin ASEAN, REUTERS.

IDUL FITRI

JAKARTA – Presiden Indonesia Memperingatkan Kebakaran Hutan Saat Titik Api Terdeteksi.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan pada Senin bahwa pemerintah daerah harus bersiap-siap menghadapi potensi kebakaran hutan akhir tahun ini karena titik api telah terdeteksi di pulau Sumatera.

Negara Asia Tenggara tersebut telah mengalami beberapa kebakaran hutan tropis terbesar di luar Amazon dan Kongo dalam beberapa tahun terakhir, menempatkan hewan yang terancam punah seperti orangutan dan harimau serta menimbulkan kabut asap di seluruh wilayah.

BACA JUGA :   LIRA Sebut HMI Jangan Pernah Mau Jadi Alat Untuk Melindungi Kekuasaan

“Sembilan puluh sembilan persen kebakaran hutan dilakukan oleh manusia, baik disengaja maupun karena kelalaian,” kata Jokowi, sebagaimana dikenal luas oleh presiden, dalam pertemuan virtual dengan para pejabat.

Petani sering menggunakan api sebagai metode pembukaan lahan yang murah, kata presiden, menyerukan kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan infrastruktur penahan kebakaran hutan.

Jokowi mengatakan Sumatera menghadapi peningkatan risiko kebakaran hutan bulan ini dan memperingatkan bahwa wilayah Kalimantan di pulau Kalimantan, serta pulau Sulawesi, juga dapat mulai mengalami kebakaran hutan pada Mei hingga Juli, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada periode Agustus hingga September.

BACA JUGA :   KPK Ungkap Pejabat Kemensos Ternyata Terima Uang Suap di Sejumlah Tempat

Presiden mengatakan kebakaran dapat menyebabkan kerugian finansial yang cukup besar dan “belum lagi kerusakan ekologi dan ekosistem kita.”

Kebakaran, kadang-kadang dilakukan untuk membuka lahan untuk perkebunan kelapa sawit di produsen utama komoditas dunia, adalah yang paling merusak dalam beberapa tahun di tahun 2015, dengan perkiraan Bank Dunia menyebabkan kerusakan $ 16,1 miliar.

BACA JUGA :   Ribuan Ton BBM Ilegal Jenis Solar Bongkar di Kelurahan Belawan Bahagia

Sementara itu, kebakaran tahun 2019 menyebabkan kerusakan total dan kerugian ekonomi setidaknya $ 5,2 miliar, setara dengan 0,5% dari produk domestik bruto, kata Bank Dunia. (reut.rs/3qJCnwH)

Kantor berita Antara, mengutip seorang pejabat meteorologi, melaporkan bahwa jumlah titik api di provinsi Riau di pulau Sumatera melonjak menjadi 63 titik api pada Senin, dari sembilan hari sebelumnya. (*)

Sumber: Reuters

UPDATE CORONA