Nyolong Motor di Warnet, Janda Muda Bandung Ditangkap Polisi

oleh -181.489 views

IDUL FITRI

Bandung I Realitas – Seorang janda muda mencuri sebuah motor di sebuah warnet di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Ia berhasil diamankan petugas berkat rekaman CCTV yang merekam aksi pencurian tersebut.

Dalam rekaman tersebut, DRU (17) terekam mengambil kunci motor dan helm yang tersimpan di dalam warnet. Aksi tersebut terjadi pada Sabtu (30/01/2021) sekira pukul 07.00 WIB. Dengan santainya, ia pun membawa kabur motor tersebut.

REALITAS TV
BACA JUGA :   Diduga Main Proyek, 3 Kajati dan 8 Kajari di Copot

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan mengatakan, tersangka telah merencanakan pencurian di warnet tersebut. Ia pun di tangkap ketika berada di rumah orang tuanya, Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

“Kronologisnya pelaku seorang perempuan berusia 17 tahun tetapi telah menikah dan dikategorikan telah dewasa. Yang dilakukan adalah, pelaku melakukan pengamatan di warnet tersebut.

Yang bersangkutan tahu letak kunci motor yang tersimpan. Kemudian membawa kabur motor yang terparkir di parkiran motor,” kata Hendra kepada wartawan di Mapolresta Bandung, Senin (08/02/2021).

BACA JUGA :   LPLA: Penetapan Pemenang Gedung Puskesmas Rp 5.8 M Menyalahi Aturan

Hendra menjelaskan, tersangka tidak sendiri saat melakukan aksi pencuriannya. Ia bersama dua orang lainnya yang diduga memantau situasi di luar warnet.

“Sementara, yang tertangkap satu orang. Namun sedang kita kembangkan kemungkinan ada pelaku lainnya namun pengakuan pelaku relatif berubah ubah,” ungkap Hendra.

Lanjut Hendra, pencurian tersebut bukanlah kali pertama yang dilakukan wanita muda tersebut. Ia sudah melakukan aksi pencurian sebanyak empat kali dengan modus yang berbeda.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap Bandar Lain Terkait Pesta Sabu Saat Family Gathering di Puncak

“Ada beberapa modus yang dia lakukan, ada yang dengan meminjam lalu membawa kabur motor. Dari pengakuan pelaku sebanyak 4 kali pelaku melakukan aksi pencurian,” kata Hendra.

Ia pun disangkakan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Pelaku dianggap telah dewasa karena telah menikah meskipun masih berusia 17 tahun. (*)

Sumber : (Dtc)

UPDATE CORONA