MUI : Habib Rizieq Ditahan, Jokowi Juga Harus Ditahan Atas Menimbulkan Kerumunan di NTT

oleh -302.489 views
Foto : Wakil Ketua Majelis Indonesia, Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag.

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Seperti diberitakan sebelumnya bahwa presiden Republik Indonesia melakukan kunjungan di NTT dan atas kunjungan tersebut menimbulkan kerumunan warga karena ingin menyambut presiden republik Indonesia Joko Widodo.

Atas kerumunan tersebut Waketum MUI berpendapat bahwa jika Habib Rizieq Shihab ditahan maka harusnya Presiden Joko Widodo juga harus ditahan.

REALITAS TV

Atas pernyataan tersebut, publik bertanya berkaitan dengan apa kemudian yang menjadi pertimbangan Waketum MUI.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas pun ikut membandingkan dua kasus kerumunan tersebut.

BACA JUGA :   Bupati Zahir Lantik Pengurus Kelompok Kerja, Bunda PAUD Masa Bakti 2021-2023

Ia mengatakan, kasus kerumunan Presiden Jokowi terjadi saat melakukan kunjungan kerja. Sementara, kasus kerumunan Habib Rizieq terjadi saat acara keagamaan.

Menurutnya, pelanggaran protokol kesehatan (prokes) itu juga sama-sama dilakukan oleh dua tokoh yang mempunyai pengaruh besar di tengah masyarakat.

Karena itu, Anwar berharap pihak kepolisian bisa bertindak adil secara hukum dalam memperlakukan kedua kasus tersebut.

“Masalahnya, Pak Jokowi juga sudah melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh Habib Rizieq,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

BACA JUGA :   Pengurus Wilayah MES DKI Resmi Dilantik Oleh Erick Thohir

Anwar kemudian menganalogikan kasus kerumunan kedua tokoh tersebut.

“Kalau Habib Rizieq ditahan karena tindakannya, maka logika hukumnya, supaya keadilan tegak dan kepercayaan masyarakat kepada hukum dan para penegak hukum bisa tegak,” jelasnya.

Begitu juga dengan orang nomor satu di Indonesia itu, harus pula ditahan sebagaimana Habib Rizieq Shihab. “Maka Presiden Jokowi tentu juga harus ditahan,” kata Anwar.

BACA JUGA :   Ketua Satgas Covid-19 Pimpin Rakor Penanganan Covid-19 Dihadiri Kapolda Aceh

Kendati demikian, lanjut Anwar, akan ada konsekuensi sangat besar jika presiden ditahan. Hal itu berkenaan dengan keberlangsungan pemerintahan dan negara. “Tapi kalau Presiden Jokowi ditahan, negara bisa berantakan,” tegasnya.

Sedangkan ditahannya Habib Rizieq, sambungnya, membuat ummat juga menjadi berantakan.n “Padahal kita tidak mau bangsa dan negara serta rakyat dan ummat kita berantakan,” tambahnya. (*)

Sumber:DB

UPDATE CORONA