Mahkamah Internasional Akan Dengar Kasus Sanksi Iran Lawan AS

oleh -116.489 views
FOTO : Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif.

IDUL FITRI

Den Haag – Para hakim di pengadilan tertinggi PBB untuk sengketa antarnegara Mahkamah Internasional pada Rabu (3/2/2021) memutuskan bahwa mereka akan mendengarkan kasus yang diajukan oleh Iran terhadap Amerika Serikat untuk upaya agar sanksi terhadap Teheran dicabut.

Mayoritas panel yang terdiri dari 16 hakim menilai bahwa Mahkamah Internasional, yang juga dikenal sebagai Pengadilan Dunia, memiliki yurisdiksi dalam  sengketa sanksi tersebut.

REALITAS TV

Iran membawa kasus sengketa sanksi itu pada 2018 setelah pemerintahan Presiden Donald Trump menjatuhkan sanksi, menyusul keputusan Trump untuk meninggalkan perjanjian nuklir 2015 di mana Iran menerima pembatasan pada program nuklirnya.

BACA JUGA :   Polres Metro Jakarta Utara Amankan 24 Orang di Koja Terkait Pungli

Presiden AS yang baru Joe Biden mengatakan dia ingin kembali ke perjanjian itu, meskipun Teheran dan Washington masih tidak setuju tentang langkah-langkah yang harus diambil agar hal itu terjadi.

BACA JUGA :   Polantas Imbau 5m Dan Maskerisasi Pengunjung Cafe/Umkm di Pangkalan Bun Park

Amerika Serikat telah mencoba untuk membantah bahwa Iran tidak dapat mendasarkan klaim di Pengadilan Dunia pada pakta persahabatan bilateral tahun 1955.

BACA JUGA :   Mayat Pria Ditemukan Warga di Pantai Sialang Buah

Namun, para hakim Mahkamah Internasional menilai bahwa pakta itu dapat digunakan sebagai dasar yurisdiksi pengadilan.

Pakta persahabatan itu ditandatangani beberapa dekade sebelum revolusi Islam 1979 di Iran dan penurunan tajam dalam hubungan Teheran dengan Washington.

UPDATE CORONA