IKLAN YARA

LSM PENJARA PN, Dugaan Jual Beli Jabatan di Kabupaten Bogor Juga Menyasar Rekruitmen Honorer

oleh -378.489 views
UPDATE CORONA

Cibinong | Realitas – Dugaan praktek jual beli jabatan di Pemkab Bogor sudah santer terdengar sejak dulu.

Meski di awal sulit dibuktikan, namun seiring berjalannya waktu, kasus dugaan jual beli jabatan Pelan – pelan mulai terungkap.

“Tidak hanya jual beli jabatan saja, salah satu dugaan praktek kotor juga masih terjadi pada kegiatan rekruitmen honorer.

”Titipan untuk honorer saja juga sudah terdengar dimana-mana dan bukan menjadi rahasia umum lagi.

BACA JUGA :   Kapolresta Pimpin Apel gelar Operasi Patuh lancang Kuning 2021 di Mako Polresta Pekanbaru

Tinggal menunggu waktu aja Pasti akan terungkap Pungli calon pegawai honorer itu, akan menjadi PR aparat penegak hukum menindaklanjutin nya,” ungkap Deddy Ketua LSM PENJARA PN, Jum’at  (5/2/2021)

Deddy menambahkan, jika dugaan praktik jual beli jabatan benar terjadi, bisa dibayangkan orientasi kerja pejabat yang doyan jalan pintas.

”Misal benar dia dapat jabatan dengan beli, ya di pikirannya bagaimana bisa segera mengembalikan uang tersebut ,” bebernya.

“Selain itu juga, jika budaya kotor seperti itu dilakukan, tentu sangat merugikan karir ASN lainnya.

”Kasihan ASN yang serius bekerja, kompetensi baik, tapi tidak pernah dapat promosi,” imbuhnya.

Ketua LSM PENJARA PN, Deddy ”mengatakan Kami sudah mendapatkan beberapa bukti yang valid tentang praktek jual beli jabatan tersebut dan akan menjadi berkas Laporan Pengaduan kami kepada pihak Kementerian PAN-RB dan Kemendagri agar melakukan investigasi dan evaluasi terhadap dugaan pungli Calon pegawai honorer dan mutasi jabatan struktural di Pemkab Kabupaten Bogor,” Ungakap nya

BACA JUGA :   Penembakan Seorang Ustaz di Tangerang, Diduga Sudah Dipantau Lama

Kami LSM PENJARA PN tidak berhenti sampai disini akan mencari bukti-bukti tambahan yang lebih akurat lagi agar dugaan Pungli Calon pegawai Honorer dan dugaan Praktek Jual-Beli Jabatan di Kabupaten Bogor, kami akan pantau terus, dan setiap perkembangan akan kami muat di media tunggu berita selanjutnya nya, tutup nya. (Eka Gondrong)