Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa Asal Serbajadi Lokop Menunding Tiga Kepala Desa Asbun

oleh -286.489 views

IDUL FITRI

Lokop-Aceh Timur I Realitas – Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa Asal Serbajadi Lokop Menunding Tiga Kepala Desa Asbun.

Kasat, Skm,..M.Kes, Tokoh Masyarakat Serbajadi-Lokop, dan Syarimin, Ketua Umum HMI Komisariat FUAD Cabang Langsa, menuding asal bunyik (Asbun) yang katanya jalan sudah lama rusak, ini sangat bertolak belakang dilapangan.

REALITAS TV

Jalan di Serbajadi Lokop, jelas akibat pengaruh galian C, yang dilakukan oleh salah satu perusahan mengambil material, ujar nya kepada Media Realitas, Sabtu (23/1/2021) di Langsa.

Ketiga kepala Desa yang memberikan keterangan kepada salah satu media sangat merugikan masyarakat akibat pengambilan galian C sehingga perkampungan di tiga Desa itu ambles, ujar Syarimin.

Lebih lanjut dikatakan seharusnya ketiga perangkat desa harus membela masyarakat nya, bukan sebaliknya, ujarnya lagi.

Kami sebagai tokoh desa yang selama ini di rantau akan melakukan terhadap perusahaan yang selama ini mengambil material galian C kampung atau Desa kami tusak, ujar Kasat, salah seorang tokoh di Serbajadi Lokop, yang sekarang Dosen.

Kami tidak akan biarkan desa ini rusak dan ber imbas kepada anak cucu kami nanti hancur. Tanah warisan leluhur kami jangan dihancurkan oleh segelintir orang yang hanya datang mengambil kenuntungan. Memang ada beberapa kali kami duduk dengan pihak perusahaan pengambil material galian C.

Kami mintak kepala semua pihak apakah pihak Gubernur, Bupati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, tolong turun kelapangan melihat langsung keberadaan tambang galian C di Serbajadi Lokop Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, ujar Kasat.

Apa yang disampaikan oleh tiga kepala Desa sangat masuk akal sehat, kami juga akan menghadap Gubernur Aceh, maupun Bupati Aceh Timur dan pihak kantor LH baik Banda Aceh maupun Aceh Timur, dan kami juga segera laporkan kasus ini ke DPR Aceh dan DPR RI, ujar nya lagi.

Kepala Desa di tiga desa juga kami minta segera tarik pernyataan yang disampaikan melalui media beberapa hari lalu, ini pernyataan tiga Kepala Desa kepada media-kepada kriminal Post, Senin (18/1/2021).

BACA JUGA :   Oknum Polisi di Malut Perkosa Remaja 16 Tahun di Polsek

Perusahaan PT. Medan Smart Jaya Terus Membantu Memperbaiki Jalan Ambles Di Beberapa Desa Dalam Wilayah Kecamatan Serbajadi Kabupaten Aceh Timur.

Perusahaan PT. Medan smart jaya terus berupaya membantu memperbaiki jalan desa senkualan,umah sunti, umah taring dan desa bunin pasalnya jalan tersebut longsor akibat derasnya hujan akhir-akhir ini,sehingga sulit untuk dilalui roda dua maupun roda empat.

Kepala desa senkualan Jasad menyampaikan kepada media kriminal post (18/01/2021) membenarkan adanya bantuan alat berat jenis excapator dari perusahaan PT. Medan smart jaya.

Selama satu bulan dan insya allah sekarang kami masyarakat ditiga desa sudah bisa melintasi jalan tersebut pasalnya jalan tersebut sudah di timbun dan di perbaiki oleh perusahaan PT. Medan smart jaya,kata keuchik.

Disisi lain juga,bukhari muslim MH.menyampaikan kepada kriminal post telah terjadi longsor ke badan jalan lintas aceh timur-gayo lues tepatnya di daerah gunung mancang desa bunin kecamatan serbajadi kabupaten aceh timur, Senin (18/01/2021).

BACA JUGA :   Hukum Internasional Tolak Separatisme, Papua NKRI Final

Namun kini sudah bisa di lalui masyarakat pasalnya timbunan longsor tersebut sudah di perbaiki alat berat skopol perusahaan PT. Medan smart jaya.

Kepala desa lokop zainudin memohon kepada pihak perusahaan PT. Medan smart jaya agar dapat terus membantu penimbunan jalan lintas lokop-gayo lues karna jalan tersebut sudah lama hancur akibat kurangnya perhatian dari pihak Pimvrop Aceh khususnya dinas PUPR Aceh.

Kepala desa lokop zainuddin menambahkan dengan adanya bantuan dari pihak perusahaan PT. Medan smart jaya selama ini kami masyarakat sudah tidak takut lagi terkurung akibat longsor.

Karna setiap ada longsor yang menutupi badan jalan alat berat perusahaan PT. Medan smart jaya terus datang membantu untuk membersihkanya sehingga masyarakat tidak ada kendala lagi,” katanya. (*)

UPDATE CORONA