Masyarakat Lokop Minta Pemkab Aceh Timur Tindak Tegas Maling Galian C : Perkampungan Terus Banjir Lokop Menangis

oleh -352.489 views

IDUL FITRI

Lokop Aceh Timur I Realitas – Masyarakat Lokop Minta Pemkab Aceh Timur Tindak Tegas Maling Galian C Perkampungan Terus Banjir Lokop Menangis.

Menangis kita melihat ganasnya abrasi dari sungai Serbajdi Lokop yang hari ini sudah hamper melulap antara tiga desa yaitu Desa Sekualan, Desa Umah Taring, dan Desa Umah sunti, semuanya berada di Kawasan Lokop Kabupaten Aceh Timur.

Masyarakat sekitat Lakop kian hari kian parah melihat abrasi kawasan singai itu.

Namun sampai hari ini penangan yang sipatnya permanen belum dirasakan oleh masyarakat dari ketiga Desa tersebut, namun kami sangat heran kenapa aparat setempat tidak merasakan adanya dampak dan kerugian atas harta benda dari abrasi tersebut, ujar salah seorang Warga kepada Media ini Kamis (21/1/2021) di Rantau Panjang.

Menyikapi hal itu kami selaku masyarakat yang ada di perantauan sudah berkirim surat kepada pemerintah terkait, dalam hal ini yang menerbitkan izin galian C untuk mengeksplorasi batu dan pasir yang ada di sungai Serbajadi Lokop, agar keberlanjutan izin galian C yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Aceh dengan surat izin No. 545/DPMPTSP/8419/II/P.KKG/2018. Tertanggal 22 November 2018 dapat di tinjau ulang, ujar Kasad, M. Kes, secara terpisah kepada Media ini.

BACA JUGA :   Bupati Lampung Timur Beri Sambutan Acara Konferensi PWI Lampung Timur

Belum lagi meninjau ulang dampak galian C selama ini, malah kini pemerintah memberikan kesempatan satu Galian C lagi yang mengeruk material Batu dan pasir di Sungai Serbajadi Lokop, Aceh Timur, apa ada niat mau menghilangkan semua Desa di daerah itu, yang ada di dua kemukiman itu, kemukiman Jering dan kemukiman Lokop, hanya yang mereka yang bisa menjawabnya, ujar tokoh Lokop lagi.

BACA JUGA :   Senator RI : Kematian Ma Kyal Sin Menambah Daftar Panjang Kekejaman Militer Myanmar

Lebih lanjut Kasat, menyebutkan kami selaku masyarakat Serbajadi yang di perantauan berharap kepada pemilik galian C dan PT Medan Semat Jaya yang melakukan esplorasi batu dan pasir sungai Serbajadi Lokop dapat di mintai pertanggung jawabannya terhadap dampak yang ditimbulkan usaha mereka, sehingga inprastruktur hacur.

Lahan persawahan tenggelam, jalan menuju ketiga desa terputus, dan hari ini kita menunggu kampungnya yang kan hilang apabila tidak dilakukan penangan secara serius dan benar, ujar nya lagi.

Kami juga minta pertanggujawaban Bupati Aceh Timur dalam hal ini, tolong turun ke Serba Jadi Lokop masyarajat menangis disana, bukan hanya Bupati tapi pejabat yang ada di Aceh Timur tolong kelapangan jangan biarkan masyarakat di sana menderita.

Jalan penghubung antara Desa Sekualan dengan Desa Umah Sunti dan Umah Taring terputus.

BACA JUGA :   Antisipasi Karhutla, Polda Kalteng Siagakan Sebanyak 2.112 Pesonel Polisi

Jalan terputus diduga terjadi karena air sungai meluap (banjir). Ini diperparah dari dampak galian C yang selama ini mengesplorasi batu dan pasir di Sungai Serbajdi Lokop.

“Banjir terjadi sekitar pukul 02.00 pagi rabu (20/1/21) akibat hujan lebat yang melanda di kawasan tersebut” ungkap masyarakat setempat Syarimin Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur Kamis (21/01/2021).

“Putusnya jalan tersebut, menyebabkan masyarakat harus melewati persawahan masyarakat baik dari desa sunti, umah taring maupun desa sekualan ” ungkap syarimin salah satu warga desa umah taring.

“Kami berharap, agar jalan ini segera di bangun secara permanen dan berkualitas oleh pemerintah supaya aktivitas warga setempat dapat berjalan normal seperti biasa, harapan kami juga, agar pemerintah lebih memperhatikan akibat-akibat lain yang menyebabkan abrasi di kawasan tersebut, tutup Syarimin. (H A Muthallib).

UPDATE CORONA