Hakim Kanasundary: Jatuhkan Hukuman Ke Pria di Malaysia 10 Tahun 24 Cambukan, Karna Memperkosa Putri Tirinya

oleh -100.489 views
ilustrasi

IDUL FITRI

Klang I Realitas – Seorang pria di Malaysia dijatuhi hukuman 1.050 tahun penjara dan 24 cambukan karena memperkosa putri tirinya.

Hakim Datin M. Kunasundary menjatuhkan hukuman itu setelah terdakwa mengaku bersalah memperkosa anak tirinya yang berusia 12 tahun sebanyak 105 kali selama dua tahun.

REALITAS TV

Kunasundary memerintahkan terdakwa untuk menjalani hukuman 10 tahun penjara dan dua cambukan untuk masing-masing dakwaan pemerkosaan, dengan hukuman yang dijalankan berturut-turut sejak tanggal penangkapan pada 20 Januari lalu.

BACA JUGA :   Lansia di Birem Bayeun Aceh Timur Luput dari Perhatian Pemerintah

Proses pengadilan pada Rabu (27/01/2021) kemarin memakan waktu hampir lima jam setelah setiap dakwaan dibacakan secara terpisah.

Saat menjatuhkan hukuman, Kunasundary mengatakan perbuatan terdakwa sangat keji dan telah merusak masa depan korban.

“Saya harap Anda akan bertobat selama di penjara. Seharusnya Anda tidak melakukan tindak kekerasan dan meski hukumannya minimal, pengadilan merasa sudah cukup dengan memperhatikan jumlah dakwaan, “ujarnya.

BACA JUGA :   Kapolri Intruksikan Seluruh Kapolda Bentuk Kampung Tangguh Narkoba

Terdakwa didakwa melakukan inses dari 5 Januari 2018 hingga 24 Februari 2020 berdasarkan Pasal 376 B KUHP.

Sebelumnya, Wakil Jaksa Penuntut Umum Nurul Qistini Qamarul Abrar mendesak pengadilan menjatuhkan hukuman penjara yang berat dan cambuk maksimal dengan mempertimbangkan faktor kepentingan umum.

BACA JUGA :   Tim Supervisi Bid Humas Polda Aceh Minta Jajaran Gandeng Influencer

“Korban berusia 12 tahun saat pertama kali diperkosa oleh terdakwa, yang kemudian terus memperkosanya sebanyak 105 kali selama dua tahun,” katanya.

“Sebagai ayah tirinya, dia seharusnya bertanggung jawab untuk melindungi korban tetapi malah menghancurkan harga dirinya. Tindakannya akan menimbulkan trauma seumur hidup bagi korban,” imbuhnya. (*)

Sumber:(Dtc)

UPDATE CORONA