TNI Polri Kawal Dinkes Boyolali Kunjungi ODGJ

oleh -81.489 views

IDUL FITRI

Boyolali I Realitas – TNI Polri Kawal Dinkes Boyolali Kunjungi ODGJ.

Babinsa Bawu Koramil 18 Kemusu Kodim 0724/Boyolali Serka Paimin dan Bhabinkamtipmas Polsek Kemusu Bripka Eko S mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dr. Ratri S Lina, Dokter Jiwa Dinkes Boyolali dr. Ismail Sp.Kj.

Kepala Puskesmas Kemusu dr Hendra Istiarso dan Forkopimcam Kemusu dalam rangka kunjungan kepada Orang Dalam Gangguan Jiwa ( ODGJ) di wilayah Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali, Rabu (02/12/2020).

BACA JUGA :   LSM LASKAR Desak Polda Aceh Tuntaskan Dugaan Minerba di Kabupaten Aceh Selatan

Sutarman (63) adalah warga Dukuh Bawu dan Sugeng (34) Dukuh Blendung Desa Bawu Kecamatan Kemusu merupakan warga yang mengalami gangguan kejiwaan.

Salah satunya Sutarman adalah orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ) yang dipasung sejak delapan tahun lalu. Dia tinggal di sebuah rumah berdinding papan kayu.

Sutarman harus menjalani kehidupan dengan kaki kirinya terikat rantai yang dililitkan pada tiang rumah itu. Kondisi rumah Sutarman cukup memprihatinkan. Lantai masih beralaskan tanah. Dindingnya terlihat bolong karena dirusak Sutarman ketika mengamuk.

BACA JUGA :   Ini Kata KPK : Terkait Beredar Info Nurdin Abdullah Akan Balik Lagi Ke Makassar

Sutarman tidur di atas ranjang dengan alas tikar. Sutarman tidak pernah berinteraksi dengan dunia luar. Dia menghabiskan waktunya di atas tempat tidur. Pernah rantai yang mengikat kaki kirinya dilepas.

Dia juntrungan mengamuk dan merusak dinding rumah yang terbuat dari papan kayu itu. Tidak hanya itu, Sutarman bahkan sempat pergi dan membuat keluarganya bingung mencari.

BACA JUGA :   Telah Berjalan, Polri Sebutkan Alasan Dibentuknya Virtual Police

Kakak kandung Sutarman, Sulomo (68) mengatakan tidak tahu persis penyebab adik kandungnya tersebut mengalami gangguan jiwa. Menurut Sulomo, Sutarman pernah pergi merantau ke Jakarta dan Solo sebagai tukang kayu dan batu.

Saat mendapatkan kunjungan atau home visit dari Dinas Kesehatan Boyolali yang juga disertai dokter kejiwaan, mereka memberikan pengobatan dan berharap kedua ODGJ itu tidak dipasung lagi. (Kemplu 72)

UPDATE CORONA