Dosen Unsam Latih Budidaya Sorgum Pada Ibu-Ibu PKK Kampung Jawa Kota Langsa

oleh -132.489 views

IDUL FITRI

foto ; Sorgum yang sudah di oleh menjadi tepung dan biskuit

Selanjutnya Ketua pelaksana  Pengabdian Kepada  Masyarakat (PKM) Ainul Mardiyah, SP, MP dengan Anggota Cut Gustisna, SP, M. Agri mengatakan

Adapun kegiatan budidaya Sorgum organik bersama ibu – ibu PKK yang merupakan ibu-ibu rumah tangga di Desa Gampong Jawa yang ikut budidaya Sorgum dalam Polybag untuk pertama kali di Kota Langsa yang ditanam di halaman depan rumah selama Covid-19 dg menggunakan pupuk kandang dan pupuk organik cair, Alhamdulillah Sorgum dapat tumbuh dengan baik dan telah dipanen kemudian dijadikan tepung dg cara manual dan telah di olah menjadi beberapa makanan sehat bergizi yang bisa dinikmati oleh semua kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa seperti biskuit Sorgum, Lepat Sorgum dan Bakso Lele Sorgum (Balegum).

Beberapa Olahan ini merupakan diversifikasi sorgum sebagai makanan sehat bergizi serta layak di jual. Hal ini menjadi pengetahuan bagi ibu- ibu rumah tangga di desa Gampong Jawa untuk merintis peluang usaha baru selama pandemi covid-19 ini.

Selanjutnya Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Ainul Mardiyah.,SP.,MP menjelaskan bahwa  Sorgum merupakan sejenis tumbuhan Serelia yang mengandung karbohidrat, serat serta kandungan protein yang tinggi dibandingkan tumbuhan Serelia yang lain yaitu Padi, Jagung, Barley dan Gandum, dalam 100 gram Sorgum mengandung karbohidrat 74.63 gr / 100 gr bahan lebih tinggi dibandingkan dengan gandum 71. 915 gr / 100 gr bahan.

Budidaya Sorgum dapat dilakukan pada lahan terbatas seperti di halaman rumah dg penggunaan Polybag.

Budidaya Sorgum bisa dilakukan oleh Ibu – Ibu rumah tangga di desa Gampong Jawa. Selanjutnya Ainul Mardiyah,.SP,.MP menjelaskan bahwa pengenalan Sorgum pada masyarakat di Desa Gampong Jawa belum pernah di lakukan dan ini pertama kali dilakukan budidaya Sorgum dalam Polybag di desa Gampang Jawa Kota Langsa. Masyarakat belum pernah melihat tumbuhan ini secara langsung serta belum ada petani yang menanam tumbuhan ini di desa Gampong Jawa.

Oleh karena itu Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk pengenalan budidaya Sorgum organik dalam Polybag serta pengolahan sorgum sebagai makanan sehat bergizi dan dapat dijadikan peluang usaha selama pandemi covid-19 ini, demikian penjelasan dari ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat PKM Ainul Mardiyah,.SP,.MP dari Universitas Samudra di Kota Langsa. (Rahmad Wahyudi)

UPDATE CORONA

BACA JUGA :   Koramil Senaning Bersama Instansi Terkait Gelar Simulasi Karhutla