Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan Keluarga Jangan Dikucilkan

oleh -145.489 views
Keterangan Foto : Prosesi pemaka pemakaman Zenajah positif Covid-19 pertama di Aceh Singkil dimakamkan keluarga sesuai protokol kesehatan dilengkapi Baju Hazmat yang digunakan Tenaga Medis Sebagai Alat Pelindung.(Foto/Istimewa)

IDUL FITRI

Aceh Singkil I Realitas – Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan Keluarga Jangan Dikucilkan.

Pasien pertama meninggal dunia di Aceh Singkil terkonfirmasi positif Covid-19, dimakamkan di pemakaman keluarga atas permintaan pihak keluarga dan kerabat terdekat Pasien, setelah dipertimbangkan dan mendapat persetujuan Pemerintah setempat.

Pemakaman yang dilaksanakan pihak keluarganya itu tetap mengacu dan menjalakan aturan protokol kesehatan dengan mengunakan (APD) Baju Hazmat yang digunakan Tenaga Medis Sebagai Alat Pelindung.

Hal itu bukan menjadi masalah didaerah ini, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) itu penting tidak lah kaku, tidak mesti harus petugas kesehetan yang melaksanakan pemakaman itu, tapi juga tidak kalah pentingnya rasa kemanusiaan dan mempertimbangkan kearifan lokal di suatu dearah mayoritas beragama Islam.

Wakil Bupati Aceh Singkil H. Sazali, S.Sos. baru-baru ini di Sekretariat Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Singkil Oproom Sekdakab Aceh Singkil, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil telah menyediakan tempat pemakaman umum (TPU) di Simpang blok 15 Kecamatan Gunung Meriah Aceh Singkil.

BACA JUGA :   Cegah Dini Penggunaan Narkoba, Polri Melakukan Tes Urine Massal

TPU itu sangatlah jauh dari pemukiman masyarakat, bagi pasien positif Covid-19 yang meninggal disulah dimakamkan.

” Akan tetapi mengingat yang meninggal petama Pasien Covid-19 kemaren itu, karena TPU tersebut jauh, atas pertimbangan dengan permintaan pihak keluarganya dimakamkan diperkuburan keluarga, juga jauh dari masyarakat, oleh pihak petugas Dinas kesehatan memberikan izin dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Kata Sazali.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil Erwin secara terpisah ditempat yang sama, Sekretariat Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Singkil, membernarkan bahwa pemakaman Pasien meninggal positif covis-19 tersebut dilaksanakan oleh pihak keluarganya dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan.

BACA JUGA :   Situasi Intan Jaya Mulai Kondusif, Polda Papua: Warga Sudah Kembali ke Rumah

” Dalam pemakaman itu pihak Dinas Kesehatan memberikan 12 set APD Baju Hazmat yang digunakan Tenaga Medis Sebagai Alat Pelindung dipakaikan kepada keluarga saat melaksanankan pemakaman Jenasah “. Ungkapnya.

Koronologis Pasien Positif Covid-19.

Adapun kronologis Pasien Positif covid-19 yang meninggal meninggal kata Erwin sebut saja M. pada (17/10/20) masuk rumah sakit dan pada (18/10/20) kita ambil swab dan dikirimkan ke- lab Unsiyah Banda Aceh tenyata hasilnya terkonfirmasi positif covid-19, lantas pada (21/10/20) karna kondisi kurang sehat atau memburuk maka pihak rumah sakit Aceh Singkil me rujuk ke rumah sakit Umum dr Yulidin Away Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan.

Selama lebih kurang 8 hari kemudian, Pukul 11.30. Wib. Kamis (29/10/20) dapat kabar Meninggalkan dunia.

Sebelum pasien meninggal juga dilaporkan diambil Swab dan masih positif Covid. Proses pemandian dikafani di peti kemaskan dan disholadkan kemudian langsung dibawa ke pemakaman keluarga atas persetujuan Kepala desa Suderejo Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

BACA JUGA :   PWRI Tingkatkan Sinergi Dengan Kapolres Bogor

Sementara pihak keluarga memakamkan diantaranya ada 6 orang yang telah dilakukan tracking tapi tidak bergejala, karna mereka tidak bergejala maka tidak lakukan pengambilan tes swab. Tapi mereka tetap kita ajurkan isolasi mandiri selama 10 hari. Ujar Erwin.

Dekesempatan itu dia atas nama Pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar selau menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan.

Juga tak kalah pentingnya, di Aceh Singkil dengan beredarnya isu-isu yang tak pasti jangan panik.

” Bahwasanya yang meninggal terkonfirmasi positif Corona ini sama dengan orang meninggal dengan masyarakat biasa jangan di kucilkan”.  (Rostani)

UPDATE CORONA