Kuasa Hukum PT. PEKOLA Jangan Pakai “Jurus Mabok” Bicara di Media

oleh -317.489 views
Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM,SH - Ketua Umum LASKAR

IDUL FITRI

Banda Aceh I Realitas – Ketua Umum Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR), Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM,SH menilai jika statmen kuasa hukum PT.PEKOLA seperti orang memakai “jurus mabok”.

Teuku Indra Ketum LASKAR merasa “aneh”saja kalo kuasa hukum PEKOLA,Chairul Azmi,SH “koar-koar” dimedia tentang sah nya pengelola hutan manggrove oleh CV. Ayudia dikarenakan putusan PTUN menolak gugatan PKLE, ini patut saya duga akibat minimnya ilmu hukum yang dimilikinya, ya mungkin faktor usia membuat beliau lupa, semoga Chairul Azmi segera menyadari akibat statmennya itu bisa “ditertawakan” banyak orang yang mengerti ilmu hukum ucap Teuku Indra, kepada sejumlah media di Banda Aceh Senin pagi (30/11/2020).

Ketum LASKAR meminta kepada kuasa hukum PT. PEKOLA untuk belajar hukum lagi dengan benar terkait permasalahan tersebut ucapnya.

Putusan PTUN tidak dapat mengeksekusi lahan sengketa yang masih berjalan di Pengadilan Negeri Langsa, baca lah putusan PTUN nya dengan benar ujar Ketum LASKAR.

Masih ucap Ketum LASKAR jika Kuasa Hukum PT. PEKOLA sebaiknya coba fokus aja membela kliennya dalam permasalahan dugaan KKN yang kami laporkan ke KAJATI beberapa waktu yang lalu agar PT. PEKOLA dapat “lolos” dari jerat hukum nantinya karena LASKAR siap membuktikan jika laporannya itu benar adanya indikasi penyimpangan uang Negara yang dilakukan oleh PT. PEKOLA  bersama-sama dengan pihak terkait lainnya,”wait and see”ungkap Teuku Indra.

BACA JUGA :   Bukan Belanja, Babinsa Kunjungi Pasar Himbau Pedagang Dan Pengunjung Pasar Terapkan Protkes

Ketua Umum LASKAR meminta agar semua pihak bersabar menunggu putusan Pengadilan Negeri yang mempunyai kekuatan hukum tetap agar semua pihak dapat tunduk dan patuh terhadap ketentuan hukum yang berlaku, termasuk kepada Satpol PP Kota Langsa saya ingatkan agar jangan coba-coba main bongkar paksa atau mengusir pengelola hutan manggrove secara paksa,.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap Pria Asal Pidie Kedapatan Perkosa 3 Wanita

karena tupoksi Satpol PP bukan di ranah tersebut dan kepada Polres Kota Langsa sebagai Penegak Hukum kami harapkan jika hukum dapat ditegakkan seadil-adilnya, jangan berat sebelah, ini ranah Perdata jangan coba-coba mainkan ke ranah Pidana jika tidak cukup unsurnya karena banyak “mata” yang melihat permasalahan ini tutupnya. (*)