KBRI Kuala Lumpur Tutup Sementara Imbas Covid-19

oleh -124.489 views
Ilustrasi Covid-19

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Pelayanan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur ditutup sementara mulai Senin (30/11) besok hingga Jumat (4/12) karena tempat pelayanan itu akan disemprot desinfektan usai beberapa pegawainya terinfeksi Covid-19.

Penutupan sementara dilakukan dalam rangka penyemprotan desinfektan seluruh gedung KBRI untuk mencegah penularan COVID-19.

Pengambilan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) bagi yang telah dilayani tetap berjalan seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA :    Ancangan Penundaan Terhadap Qanun LKS Lembaga Keungan Syariah di Aceh Yang Dianggap Tidak Logis Dan Tidak Konsisten

Pengaduan terkait kekonsuleran bisa menghubungi hotline Konsuler +60176688032, terkait keimigrasian menghubungi +603 2116 4028 terkait ketenagakerjaan menghubungi hotline Tenaga Kerja +60176240500 dan aduan lainnya melalui hotline +60175007047.

KBRI mengimbau seluruh WNI untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

BACA JUGA :   Kapolres Melawi,Serta Jajaran Melakukan Monitoring Serta Pemantauan Megiatan Masyarakat Patuhi Prokes Covid-19

Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar ketika dikonfirmasi membenarkan adanya staf yang positif COVID-19.

“Memang dari perkembangan yang ada terdapat staf yang positif. KBRI sudah mengambil langkah-langkah melakukan tes usap untuk seluruh staf dan pemberlakuan work from home bagi staf KBRI,” katanya mengutip Antara, Minggu (29/11).

BACA JUGA :   Sambangi Dayah Mini, Dirlantas Polda Aceh Bawa Sembako dan Sosialisasi Prokes

Untuk pelayanan publik bagi dokumen keimigrasian Jumat lalu (27/11) memang masih dilayani dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Langkah yang linier juga dilakukan desinfektan secara berturut-turut di seluruh ruang di gedung termasuk bagian pelayanan.

Evaluasi akan terus dilakukan kembali bagi langkah-langkah berikutnya termasuk bagi pelayanan publik ke depan,” katanya. (*)

Sumber ; Antara