Debat Pilkada Lamtim: Paslon (Da-Di) Rancang Terobosan Terkait Anjloknya Harga Komoditi Pasca Panen

oleh -87.489 views

IDUL FITRI

Lampung Timur I Realitas Debat Pilkada Lamtim Paslon (Da-Di) Rancang Terobosan Terkait Anjloknya Harga Komoditi Pasca Panen

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Lamtim nomor urut 3 Dawam rahardjo – Azwar dan Azwar hadi  menjawab dengan baik pertanyaan pasangan calon nomor urut 1 Yusran Amirullah – Beny Kisworo pada sesi debat publik Pilkada Kabupaten Lamtim, Sabtu 7/11/2020.

Pada sesi tersebut, Paslon nomor 1 melontarkan pertanyaan tentang upaya paslon nomor 3 dalam mengatasi anjloknya harga jual pasca panen para petani.

BACA JUGA :   Program Kamtibmas Dan Ketahanan Pangan Menjadi Konsep Kerja Kelurahan Kampung Baru

” Kita ketahui masyarakat lamtim sebagian besar berpenghasilan dari sektor pertanian, dan yang menjadi permasalahan besar dipetani yakni anjloknya harga jual pasca panen.

Yang dalam hal ini pemerintah daerah belum berperan untuk melindungi para petani, coba anda jelaskan upaya apa yang akan anda lakukan,”tanya yusran yang melontarkan pertanyaan.

BACA JUGA :   Lapas Kelas II B Garut Priksa Rutin Kesehatan Bagi Warga Binaan

Sementara itu, calon bupati nomor urut 3 dawam rahardjo mengatakan yang pertama jika dirinya terpilih akan mengkajj kemungkinan regulasi penerapan harga dasar, sehingga dengan demikian bisa ditentukan harga standar dari komoditi tersebut.

Tidak hanya itu, pihaknya akan mendorong para petani misalnya petani singkong untuk bisa menciptakan terobosan baru seperti biotanol atau pengembangan energi baru.

Ia juga menambahkan, semua upaya tersebut perlu dukungan pembiayaan dan permodalan perbankan sesuai dengan program tani berjaya dengan sektor perbankan.

BACA JUGA :   Mendikbud Nadiem Sebut Kuota Belajar Tahun 2021 Lebih Kecil dari Sebelumnya

” Sesuai dengan program unggulan kami petani berjaya yang artinya menghubungkan petani, pembeli, suplier, distributor, perbankan dan Pemkab Lamtim.

Berusaha menjaga ketersediaan benih, bibit, pupuk, panen dan pasca panen.

Serta pendampingan budidaya, teknologi pertanian, permodalan, manajemen resiko, jadwal tanam, dan irigasi,”tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan. (Wanda)

UPDATE CORONA