Aliansi Wanita Aceh Gaungkan Kesejahteraan Perempuan

oleh -101.489 views
Teks foto : Puluhan kaum hawa yang berhimpun dibawah naungan Aliansi Wanita Aceh (AWA) menyuarakan aspirasinya menuntut keadilan dan kesejahteraan yang ditujukan kepada legislatif maupun eksekutif di Aceh, Minggu (29/11/2020) petang.

IDUL FITRI

Bireuen | Realitas – Aliansi Wanita Aceh (AWA) gaungkan kesejahteraan bagi kaum perempuan Aceh yang kini terabaikan oleh para pemimpin di negeri ini khususnya di Aceh, Minggu (29/11/2020) petang.

“Kami minta para pemimpin Aceh dapat memperhatikan nasib perempuan Aceh yang saat ini terbaikan,” kata Koordinator AWA, Cut Hasana.

Menurut, Cut Hasana, berbagai spanduk juga sudah dibentangkan disejumlah tempat di Bireuen, yang berisikan kecaman seperti ‘Bee di peubagai Sabee le bangsa droe bek janji – janji mantong’ (jangan bodohi selalu bangsa sendiri dan jangan janji-janji saja —red).

BACA JUGA :   TNI AL Kerahkan Helikopter Distribusikan Bantuan di Daerah Bencana Alam Terisolir Kab Majene

Lanjutnya, adapun tuntutan AWA saat ini ditujukan kepada Anggota DPRK, DPRA dan para elit politik yang ada di Aceh agar memperhatikan nasib kaum wanita atau Inong Aceh.

Pun demikian, aksi yang didominasi kaum hawa tersebut meminta  keadilan dan kesejahteraan bagi kaum wanita.

Dalam tuntutannya AWA, Ada empat yang menjadi skala prioritas, pada point pertama, kami wanita/Inong Aceh meminta keadilan dan kesejahteraan kepada para Wakil kami yang sekarang duduk di DPRK dan DPRA bukan hanya janji-janji indah saja saat kampanye dahulu.

BACA JUGA :   DPW KAMIJO Kalbar Aperesiasi Setinggi-tinggi Nya Atas Pilihan Presiden Terhadap Komjen L.Sigit Prabowo Menjadi Kapolri

Sambung Cut Hasana, point kedua AIA, meminta agar jangan jadikan kami sebagai alat politik, kami wanita/Inong Aceh mengharapkan kepada wakil kami yang duduk di DPRK dan DPRA untuk dapat memperhatikan kehidupan rakyatnya yang saat ini masih tinggi angka kemiskinan di Aceh.

Selanjutnya point ketiga, kami berharap kepada para anggota DPRK, DPRA dan para elit politik di Aceh tolong jangan memperkeruh situasi di Aceh demi kepentingan pribadi, kelompok maupun organisasi. kami sudah nyaman dengan kehidupan kami yang sekarang.

BACA JUGA :   TRANSISI JASA KONSTRUKSI BELUM BERJALAN, FLAJK Sampaikan Aspirasi Kepada Presiden Para Menko dan KPK

Serta point terakhit yakni keempat, jangan sibuk dengan politik Bendera dan Lambang Aceh saja, yang Kami membutuhkan adalah kesejahteraan, lapangan pekerjaan, pelatihan dan bantuan alat usaha kecil dalam kondisi pandemi Covid- 19, seperti saat ini serta keamanan untuk kami mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kami minta tuntutan ini dapat direspon dan didengar oleh bapak anggota Dewan, kalian ada dikursi parlemen karena ada kami, jangan pernah tuli dalam mendengar aspirasi kami,” pungkas Cut Hasana. (*)