Dosen Mipa Kimia Unsam Langsa Melatih Ibu-ibu PKK Alue Beurawe Membuat Teh Herbal Dari Daun Temurui

oleh -76.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Dosen Mipa Kimia Unsam Langsa Melatih Ibu-ibu PKK Alue Beurawe Membuat Teh Herbal Dari Daun Temurui.

Langsa merupakan kota terdampak Covid-19. Penetapan zona merah terdampak Covid-19 oleh Badan Penaggulangan Bencana Provinsi Aceh.

Menjadikan pemerintah kota langsa harus bekerja ekstra dalam menaggulangi dan mengurangi penyebaran virus covid-19,  Kamis kepada media ini 12/11/2020.

IDUL FITRI

Dengan Menjalankan protokol kesehatan yang di anjurkan oleh presiden Jokowidodo, mencuci tangan, memakai masker dan jaga jarak serta dibutuhkan beberapa suplemen sebagai penambah daya tahan tubuh selama beraktivitas.

Tercatat, hampur setiap orang yang terpapar virus covid-19 memiliki riwayat penyakit degeneratif atau bawaan sejak lama seperti, kanker, kolesterol, jantung, asma, dan sebagainya.

Semua penyakit degeneratif disebabkan oleh sistem imun yang tidak mampu melawan perkembangan virus di dalam tubuh manusia.

BACA JUGA :   Polsek Cilegon Polres Cilegon Amankan 182 Miras Di Dua Tempat

Oleh karena itu perlu diberikan asupan vitamin kedalam tubuh yang mampu membentengi diri dari penyebaran virus-virus berbahaya, salah satunya adalah bahan yang bersifat antioksidan.

Temurui merupakan salah satu bahan alam yang merupakan tumbuhan lokal yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Tanaman ini banyak didapati tersebar di seluruh Propinsi Aceh.

Mayoritas masyarakat Aceh menggunakan Tanaman temurui sebagai rempah penyedap masakan, salah satunya masyarakat Desa Alue Beurawe.

Berdasarkan riset yang telah dilakukan oleh 3 para dosen peneliti Ulil Amna,S.Si M.Sc , Puji Wahyuningsih, S.Si, M.Sc, Ir. Yulina Ismida, MT dari Universitas Samudra Langsa, daun temurui ini berpotensi sangat baik sebagai antioksidan yang dapat menurunkan risiko penyakit degenerative dan meningkatkan kekebalan tubuh.

BACA JUGA :   MUI Kampar Taja Kajian Tali Bapilin Tigo, Kampar Negeri Serambi Mekkah

Peneliti mencoba mengolah daun temurui menjadi daun teh herbal yang dapat menurunkan tingkat penyebaran covid-19 di dalam tubuh dan menghentikan perkembangannya. Sehingga teh Herbal temurui menjadi solusi wabah covid-19.

Pada tanggal 29 Agustus 2020 sejumlah dosen melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di desa Alue Berawe kota langsa untuk membuat pelatihan tentang pembuatan daun teh temurui sebagai teh herbal yang dapat bermanfaat di masa pandemi covid 19 ini.

Pelatihan berlangsung selama sau hari penuh yang diikuti 35 Peserta dari Ibu-Ibu PKK desa Alue Berawe Kota Langsa.

Ibu-ibu sangat antusias untuk membuat dan mengkonsumsi teh herbal temurui sebagai bentuk untuk membantu dan mencegah menularnya covid-19 dalam tubuh dan masyarakat alue berawe.

BACA JUGA :   YARA Laporkan Oknum ASN di Aceh Jaya ke KASN

Pembuatan teh herbal berbahan baku daun temurui merupakan salah satu upaya dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal desa Alue Beurawe dalam mengatasi resiko peyebaran virus Covid-19 yang sedang berkembang saat ini.

Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diharapkan dapat menambah keterampilan masyarakat dalam mengolah daun temurui menjadi obat herbal dalam bentuk teh celup untuk dapat dikonsumsi secara pribadi sebagai alternatif upaya penurunan penularan virus Covid-19 dan dapat juga dipasarkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Kegiatan PKM yang dilakukan oleh beberapa dosen Univesitas samudra Langsa dan ibu-ibu PKK Alue Beurawe juga dapat meningkatkan potensi produk unggulan daerah serta ekonomi warga gampong Alue berawe kota Langsa. (*)