YARA Perwakilan Langsa Laporkan Pencemaran Nama Baik Akun FB Rais Azhari Ke Polres Aceh Timur

oleh -643.489 views

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – YARA Perwakilan Langsa laporkan pencemaran nama baik akun FB Rais Azhari ke Polres Aceh Timur.

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Langsa, melaporkan akun FB, Rais Azhari, ke Polres Aceh Timur, Senin (5/10/2020).

BACA JUGA :   Antisipasi Banjir Babinsa Suroteleng Komsos Dengan Perangkat Desa

Tim kuasa Hukum dari YARA Perwakilan Langsa, H A Muthallib Ibrahim, SE,.SH,.M.Si,. M.Kn. M. Asnaullah, SH,I Zaid Al Adawi,. SH tiba di Polres Aceh Timur bersama korban atau pelapor Ridwan Ibrahim sekira jam 11.wib langsung menuju ke ruang SPKT kemudian ke Reskrim Polres Aceh Timur.

BACA JUGA :   Polri Menggelar Deklarasi Cinta Damai Menolak Tindak Anarkisme, Bersama Ratusan Jawara

UPDATE CORONA

Tim kuasa Hukum yang diketuai H A Muthallib Ibrahim, dan korban pemerasan Ridwan Ibrahim, kepada media Realitas menyebutkan kasus ini dilaporkan ke Polres Aceh Timur denga no laporan : Reg /16/X/RES.2.5/2020/RESKRIM.

Kami melaporkan kasus ini sudah cukup alat bukti dan saksi, ujar H A Muthallib, Advokat di Aceh.

Lebih lanjut disebutkan lagi, kita laporkan kasus ini ke Polres Aceh Timur karena klaen kita sudah merasakan nama baik nya dicemarkan nama baik sehingga berdampak kepada keluarga kami, kesimpulan kita laporkan kasus ini ke Polisi, ujar H A Muthallib yang juga mantan Wakil Ketua PWI Aceh.

Sedangkan akun FB yang kita laporkan adalah milik Rais Azhari, juga ujaran kebencian.

Ridwan Ibrahim juga menambahkan kasus ini sebenarnya sudah, lama mau dilaporkan oknum Wartawan ini sudah berulang kali meminta uang dengan alasan macam macam tapi kalau ditanyak apa masalah nya juga tidak bisa dijawab masalah, cuma bicara dengan telpon minta uang atau kami beritakan di media, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan kalau tidak dikasih uang akan diberitakan di media online, lalu kita tanyak apanya yang diberitakan nanti liat aja, ujar Ridwan lagi.

Tim kuasa hukum dari YARA perwakilan Langsa juga menyebutkan kasus ini akan kita kawal sampai ke pengadilan, tutup H A Muthallib. (*)