Warga Pilih Sanksi Sosial Daripada Bayar Denda

oleh -106.489 views

IDUL FITRI

Boyolali I Realitas – Warga Pilih Sanksi Sosial Daripada Bayar Denda.

Puluhan pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat terjaring operasi yustisi penegakan hukum dan disiplin pelanggar protokol Covid-19 di Jalan Ketoyan Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali, Rabu (21/10/2020).

Operasi yang digelar oleh petugas gabungan dari Koramil 17 Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali, Polsek Wonosegoro, dan Satpol PP Kabupaten Boyolali ini menjaring puluhan warga yang tak mematuhi protokol kesehatan terutama tidak mengenakan masker.

BACA JUGA :   Kapolda Aceh Resmikan Rumah Bantuan Untuk Kaum Dhuafa di Jeunieb

Warga yang terjaring razia lebih memilih sanksi sosial daripada membayar denda sebesar Rp50.000 dengan menyapu jalan maupun fasilitas umum lainnya yang berada di sekitar Jalan Ketoyan Wonosegoro.

“Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Boyolali no 49/2020, pelanggaran protokol kesehatan bisa dikenakan sanksi berupa sanksi sasial maupun denda.

BACA JUGA :   Kapolda Aceh Apresiasi Pemusnahan Ladang Ganja di Aceh Utara

Untuk perorangan sanksi denda maksimal Rp.50.000.” Ujar Danramil 17 Wonosegoro Kapten Arh Iswadi Yusuf.

Razia akan rutin digelar ditempat umum lainnya, namun tetap dengan mengedepankan sikap humanis,” kata Danramil.

Berdasarkan perbup Pemda Boyolali menerapkan sanksi denda sebesar Rp50.000 bagi warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum, atau diganti kerja sosial membersihkan fasilitas umum.

BACA JUGA :   Hadiri Vaksinasi Covid-19, Bamsoet Harap Indonesia Bebas Corona Agustus 2021 Bisa Tercapai

Berdasarkan pantauan penerapan pergub ini, puluhan warga yang terjaring lebih memilih sanksi sosial dari pada membayar denda.

“Ada 20 an warga yang terjaring razia, rata –rata adalah warga yang berdomisili di sekitar Kecamatan Wonosegoro.

Sanksi yang diberikan untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah munculnya penyebaran virus corona di wilayah Boyolali.” Terang Danramil. (Agus Kemplu)

UPDATE CORONA