Wanti-wanti Polisi soal Aksi PA 212 Jangan Sampai Ditunggangi

oleh -64.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Wanti-wanti Polisi soal Aksi PA 212 Jangan Sampai Ditunggangi.

Massa Aliansi Nasional Anti Korupsi (ANAK) NKRI yang termasuk di dalamnya PA 212 menggelar aksi penolakan omnibus lawCipta Kerja di Jakarta hari ini. Polda Metro Jaya mewanti-wanti agar aksi massa tidak ditunggangi oleh ‘penumpang gelap’.

BACA JUGA :   Asops Kodam V/Brawijaya Tinjau Operasi Yustisi Di Blitar

Hal itu disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengimbau massa untuk tidak melakukan aksi anarkis. Jenderal bintang dua ini juga mewanti-wanti agar massa tidak ditumpangi penyusup yang mau mericuh dalam aksi tersebut.

BACA JUGA :   Gandeng Pengurus Pesona, Babinsa Padang Tarik Membersihkan Masjid

UPDATE CORONA

“Saya imbau kepada masyarakat khususnya kepada para pengunjuk rasa ini agar selalu menjaga setiap mereka aksi, harus menjaga kekuatannya berapa, jangan sampai disusupi atau ditunggangi kelompok anti kemapanan,” kata Irjen Nana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2020).

Nana juga mewanti-wanti massa yang akan melakukan unjuk rasa untuk tidak melakukan tindakan anarkis. Ia menegaskan akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku anarkis.

“Kemudian mereka (jangan) melakukan anarkisme dan tentunya kami dalam hal ini TNI-Polri akan melaksanakan tindakan tegas dan kita lakukan penegakan hukum, kami tidak akan biarkan masyarakat berlaku semaunya dan meresahkan masyarakat, apalagi Jakarta merupakan baromater Ibu Kota RI, tentu kami akan menjamin sekuat tenaga menjaga kemananan,” tuturnya.

Nana menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengamankan aksi tersebut. Hingga Senin (12/10) kemarin, Polda Metro Jaya masih memetakan jumlah personel yang akan dilibatkan untuk mengamankan aksi.

“Jadi kita masih menunggu dari data intelijen. Kita kan harus tahu massanya berapa. Intinya Polri sudah siap mengamankan aksi besok. Khusus di istana kami maksimalkan untuk pengamanannya,” imbuhnya.

Nana menyebut, aksi tersebut akan dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta. Jumlah personel pengamanannya sendiri, kata Nana, akan disesuaikan dengan massa.

“Kita akan menyesuaikan dengan jumlah massa ya,” katanya.(Dtc/Red)