Tiga Unit Ruko Bina Usaha Aceh Barat di Hangus Lalap Si Jago Merah

oleh -92.489 views
Tiga Ruko Di Aceh Barat Hangus di lalap si jago merah, Jum'at (16/10/2020).(Mediarealitas/Nuna Katijah )

IDUL FITRI

Aceh Barat I Realitas – Tiga Unit ruko yang berlokasi di jalan Teuku Chik Ali Akbar, atau lebih tepatnya di lokasi pasar bina usaha Meulaboh Kabupaten Aceh Barat hangus terbakar, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.40 Wib, Jum’at (16/10)

Dari pantauan di lapangan Api begitu cepat membakar semua bangunan yang berkonstruksi papan dan kayu, akibat kejadian tersebut semua isi barang kelontong serta bumbu dapur lainnya habis di lalap si jago merah.

BACA JUGA..  Kapten Inf Noverlan : Wawasan Kebangsaan Untuk Tingkatkan Persatuan Dan Kesatuan

Tim pemadam kebakaran dikerahkan langsung ke lokasi dengan tenaga tim berjibaku dengan api hingga api berhasil dipadamkan sekira pukul 14.30 WIB

UPDATE CORONA

Belum kita ketahui akibat kebakaran yang terjadi masih di lakukan dalam penyelidikan,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Adrianto Argamuda Melalui Kapolsek Johan Pahlawan AKP Iswandi kepada Wartawan.

BACA JUGA..  Polda Metro Jaya Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sekitar Istana Negara

Untuk sementara tambah AKP Iswandi kerugian akibat kebakaran tersebut belum dirincikan, namun akibat kebakaran itu membuat tiga unit ruko habis di lalap si jago merah, yakni dua unit ruko tempat penjualan sembako dan satu lagi tempat penjualan ayam potong.

Untuk dugaan sementara penyebab kebakaran karena arus pendek listrik, kalau di tafsirkan kerugian mencapai ratusan juta,”jelas AKP Iswandi

BACA JUGA..  Presiden Majelis Dakwah RI 1 Curhat Ke Ketum IRSI Bertekad Bayinya Jadi Penghafal Al'Qur'an

Sementara Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat, Mashuri saat dikonfirmasi melalui via Telefon membenarkan kejadian tersebut.

“ia benar, saat ini tim sedang dilapangan,”katanya.

Ia juga menjelaskan, akibat api terus berkobar sementara barang milik korban tidak bisa diselamatkan, namun kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa,”tutup mashuri. (Nuna Katijah)