Suami di Palembang Siram Air Keras ke Istri Gegara Ditegur Sering Mabuk

oleh -60.489 views

IDUL FITRI

PALEMBANG I Realitas Suami di Palembang Siram Air Keras ke Istri Gegara Ditegur Sering Mabuk.

Juni (45) warga Palembang, Sumatera Selatan disiram air keras karena menegur suami sering mabuk. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/10/2020) sekitar pukul 06.30 WIB.

BACA JUGA :   Beri rasa Nyaman dan Aman, Sertu Jhony Laksanakan Pengamanan Warganya Yang Sedang Beribadat di Gereja

Juni mengatakan, sering ribut beradu mulut dengan suami sirinya itu lantaran masalah sepele. Diketahui suami sirinya itu bernama Bambang Utoyo (37).

UPDATE CORONA

“Kami sering ribut, terkadang masalah kebutuhan sehari-hari karena kerjaan dia hanya mabuk saja dan terkadang dia sering berutang untuk mabuk,” kata Juni, Rabu (7/10/2020).

Saat kejadian, dia mengaku sudah tidak tahan karena cekcok mulut dengan suaminya gara-gara kebutuhan ekonomi dan suaminya hanya mabuk saja. Sehingga dia meninggalkan suaminya saat sedang berceloteh.

“Saya tidak tahan cekcok mulut dengan dia, lantas saya memutuskan keluar rumah sebentar meninggalkan dia. Tiba-tiba dia menyusul saya keluar rumah sambil membawa botol air keras tersebut dan menyiramkannya kepada saya, dan saya tidak tahu dia dapat air keras itu dari mana,” kata Juni.

Kakek korban Hadir Jadi Saksi Sidang Kasus Penganiayaan Habib Bahar bin Smith

Pelaku juga mengancam anaknya dengan sebilah samurai. “Tapi untungnya ada keluarga saya dan warga sekitar yang melihat sehingga pelaku pada saat itu langsung melarikan diri,” kata dia.

Atas kejadian itu, Juni yang didampangi anak melaporkan ke Polrestabes Palembang. “Saya benar-benar tidak terima, dan saya sudah tidak tahan lagi atas ulah pelaku dan saya berharap dia dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya,” kata Juni.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dialami korban. “Laporan sudah diterima anggota SPKT, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang,” ucap Irene.(IN/Red)