Samsul Pelaku Pemerkosa IRT dan Pembunuh Rangga Akhirnya Meninggal Dunia

oleh -769.489 views

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Samsul Pelaku Pemerkosa IRT dan Pembunuh Rangga Akhirnya Meninggal Dunia.

Samsul (36) Pelaku pemerkosaan ibu rumah tangga IRT dan pembunuhan Rangga (9) akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Langsa, Minggu (18/10/2020) sekira pukul 8:45 pagi.

BACA JUGA :   Berjalan Normal Selama Libur Panjang, Terminal Tipe A BRPS Pekanbaru Juga Memiliki Program Berbagi

Informasi yang di proleh media ini Samsul meninggal karena penyakit demam tinggi, belum ada berita resmi baik dari pihak Rumah Sakit, dari pihak Kepolisian Langsa menyangkut Samsul hembuskan nyawa terakhir.

BACA JUGA :   Ustad Zaid Ditikam Saat Sedang Ceramah Maulid Nabi di Aceh Tenggara

UPDATE CORONA

Awak media menghubungi pihak rumah sakit yang enggan menyebutkan membenarkan bahwa Samsul pelaku pembunuhan/pemerkosaan IRT telah meninggal dunia pada pukul 08:45,” ujar sebuah sumber media ini.

Berita meninnggal nya oknum pelaku pemerkosa dan pembunuh Rangga putra korban begitu cepat di ketahui oleh masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya.

Walaupun sudah meninggal dunia banyak di status media sosial yang menghujat pelaku pembunuhan pejuang cilik itu meninggal dunia.

Hukuman Allah yang pantas bagi nya’ memang harus mati, itu lah kata kata sejumlah pemilik akun media sosial.

Kabar meninggalnya Samsul yang diringkus aparat kepolisian dan TNI bersama masyarakat setempat di tempat persembunyiannya, Minggu (11/10/2020) dihadiahi tiga tembakan terukur yang dilakukan aparat saat hendak melawan petugas beredar cepat di media sosial facebook, whatsapp dan IG.

Wartawan yang menghubungi pihak rumah sakit yang enggan menyebutkan jati dirinya mempertanyakan benar Samsul meninggal dunia.

“sebuah sumber lain yang di hubungi media ini juga menyebutkan Benar pelaku pembunuhan/pemerkosaan meninggal dunia pukul 08:45,” tutupny singkat.

Berita sebelumnya pelaku yang masuk ke rumah korban Bunga bukan nama sebenarnya saat suaminya sedang pergi ke laut dan langsung memperkosa Bunga.

Namun saat hendak memperkosa, Bungq berteriak minta tolong, karena rumah warga yang jauh dari pemukiman di dalam kebun sawit sehingga tidak ada warga yang mendengar teriakan tersebut.

Namun saat korban berusaha melawan tersangka, anak korban R, 9, terbangun dan berteriak melihat pelaku berusaha melawan, namun pelaku membacok anak korban berulang kali kemudian memasukannya ke dalam goni dan hingga saat ini jenazahnya belum juga ditemukan.

Selanjutnya pelaku membawa korban dan anak korban jauh ke dalam kebun sawit di pinggir sungai korban dengan posisi kaki dan tangan diikat. Kemudian korban diperkosa kembali oleh pelaku.

Namun saat pelaku turun ke sungai korban berhasil melarikan diri meminta bantuan ke warga, namun karena tidak sanggup menggendong anaknya yang sudah di dalam goni dan meninggalkannya di lokasi kejadian. Sedangkan korban mengalami luka sayat di telapak tangan kanan dengan luka 6 jahitan.

Kemudian, Samsul yang diringkus aparat kepolisian dan TNI bersama masyarakat setempat di tempat persembunyiannya, Minggu (11/10/2020) dihadiahi tiga tembakan terukur yang dilakukan aparat saat hendak melawan petugas. (Rahmad Wahyudi)