Polisi Tidak Kebal Hukum Terlibat Narkoba

oleh -94.489 views
Teks foto : Wakapolres Langsa, Kompol H Muhammad Dahlan didampingi Kasie P2M BNN Kota Langsa, Cut Maria S.Sos, berpose dengan para insan pers di De Classic Cafe Langsa, Senin (26/10/2020) sore.

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Tidak ada satu hukum yang bisa melindungi Polisi terlibat pelanggaran hukum pidana terlebih itu terlibat kasus narkoba.

Wakapolres Langsa Kompol H Dahlan SH MH, saat menyampaikan tanggapannya pada Desiminasi informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui Talk Show yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, di De Classic Cafe Langsa, Senin (26/10/2020) sore.

“Tidak ada satupun payung hukum UU yang melindungi polisi, apabila ketahuan kasus narkoba bahkan hingga pemecatan,”tegas H Dahlan.

Sambungnya lagi, Polres Langsa telah menanggani sebanyak 98 kasus narkotika.

“Dari data itu, menurun bila dibanding tahun 2019, sebanyak 127 kasus,” kata H Dahlan.

Diakuinya, medio Oktober 2020 terdapat 135 orang tersangka penyalahgunaan narkotika berupa sabu dan ganja. Dengan barang bukti sebanyak 2,4 Kg sabu-sabu dan 37,4 Kg ganja.

Dari kasus tersebut, Kompol Dahlan mengaku belum semua kasus dilimpahkan ke Kejaksaan setempat, karena masih dalam proses penyidikan dan penyelidikan oleh pihaknya.

“Lebih kurang setengahnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Lainnya akan segera dilimpahkan,” ujar Wakapolres.

BACA JUGA :   Tertipkan Prokes Covid-19 Serda Syukur Dan Serda Narmin Laksanakan Penerapan AKB

Sementara, ditahun 2019 terdapat 127 kasus narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 172 orang. Barang bukti berupa paket sabu, ganja dan pil ekstasi.

Sedangkan Kepala BNN Kota Langsa AKBP Basri SH MH, melalui Kasie P2M Cut Maria, S.Sos, mengatakan bahwa para awak media dapat menjadi penyambung lidah dari BNN Kota Langsa dan seluruh institusi penegak hukum untuk mengajak masyarakat memerangi narkoba.

Karena awak media merupakan orang yang dapat menggiring opini publik, apakan sesuatu itu baik atau tidak baik, media sangat berperan.

BACA JUGA :   Sanksi Sosial Diberikan Sebagai Efek Jera

“BNN mengajak para peserta untuk terus menerus menyuarakan P4GN agar masyarakat menjadi tahu paham dan sadar, mari kita bersinergi untuk memerangi narkoba sesuai kapasitas kita masing masing,” pinta Maria.

juga mengharapkan di tengah pandemi Covid-19 untuk Hidup 100 persen- Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia tanpa Narkoba.

Kegiatan talk show diikuti sekitar 40 peserta dari kalangan insan pers Kota Langsa baik itu media cetak, online bahkan televisi. (Crp)