Polda Aceh Amankan Empat Pelaku Penyelundupan Etnis Rohingya

oleh -82.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Banda Aceh I Realitas – Polda Aceh melalui Ditreskrimum telah mengamankan 4 pelaku diduga melakukan penyelundupan manusia etnis Rohingya dengan menjemput di tengah laut Seuneudon, Aceh Utara, menggunakan kapal penangkap ikan, pada Sabtu (22/6/2020) lalu.

Selanjutnya dalam kapal tersebut terdapat 99 orang etnis Rohingya, pada Kamis (25/06/2020) sekira pukul 17.00 wib diturunkan di pinggir pantai Desa Lancok Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

BACA JUGA :   Cegah Penyebaran Covid-19, Kodim Mempawah Gelar Patroli Gabungan

Dirreskrimum Polda Aceh Kombes Pol. Sony Sonjaya, S. I. K dan Kabid Humas Kombes Ery Apriyono, S. I. K., M. Si dalam konferensi pers yang digelar di aula Ditreskrimum, Selasa (27/10/2020) menjelaskan, keempat pelaku yang diamankan itu masing-masing berinisial FA (47), AS (37), R (32) dan SB (42). Sedangkan 2 pelaku lagi yang diduga terlibat dalam kasus itu sudah lari dan masuk daftar DPO, masing-masing berinisial AJ dan AR.

TKP di Desa Lapang Kecamatan Seunudon dan Desa Lancok Kecamatan Syamtalira Aceh Utara, katanya.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa HP 2 unit, GPS MAP-585 warna hitam merk Garmin made in Taiwan, kapal penangkapan ikan nomor KM Nelayan 2017-811 (10 GT) telah dipinjam pakai oleh Ketua Koperasi dan Surat sewa menyewa kapal dari Koperasi Samudra Indah Aceh Utara, ujarnya.

BACA JUGA :   Anggota Koramil 03/Ngadirojo Pantau Distribusi BST Kepada 959 KPM

Perkara tindak pidana penyelundupan manusia ini melanggar pasal 120 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, katanya.

Dengan Undang-undang Keimigrasian ini, pelaku dapat dipidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah), katanya lagi. (Rahmad Wahyudi)