PLN UIWRKR Sosialisasikan Penggunaan Peralatan Ramah Lingkungan Kompor Induksi Dan Sepeda Motor Listrik Gesits

oleh -96.489 views

IDUL FITRI

Pekanbaru I Realitas – PLN terus mempelopori penggunaan kompor induksi di masyarakat.

Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional 27 Oktober 2020, PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) mengajak masyarakat beralih menggunakan kompor induksi.

Pada kesempatan ini sejak hari Jum’at 23/10/2020 sampai dengan Selasa 27/10/2020, PLN UIWRKR dan Seluruh Unit Pelayanan Pelanggan yang ada dibawahnya yaitu UP3 Pekanbaru, UP3 Dumai, UP3 Tanjungpinang dan UP3 Rengat secara serentak melakukan sosialisasi dan edukasi penggunaan kompor induksi bagi warga di tempat perbelanjaan dan Mall yang dikunjungi masyarakat.

IDUL FITRI

Di Kota Pekanbaru acara sosialisasi dilakukan di Mall SKA, hal ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Riau untuk mengetahui dan selanjutnya menggunakan kompor induksi secara penuh dalam melakukan aktifitas memasak.

Salah satu pengunjung acara tersebut, Bu Leni (38) warga Bukit Barisan Pekanbaru menilai penggunaan kompor induksi lebih nyaman dan aman.

BACA JUGA :   Ketua P5: Beny Wenda Mendeklarasikan Dirinya Hanya Untuk Cari Panggung

“Semula kami kira kompor listrik barang yang menakutkan, tapi ternyata kompor ini sangat canggih, masaknya cepat, tidak kotor dan mudah menggunakannya,” ucap Bu Leni.

Hal ini senada disampaikan oleh, Deri (34), warga kelurahan Tangkerang Tengah yang telah memakai kompor induksi selama 1 tahun.

Dirinya menilai penggunaan kompor induksi lebih fleksibel aman karena bisa di atur waktu dan temperaturnya, bersih serta ramah lingkungan.

“Di tempat kami ada beberapa UMKM juga yang menggunakan kompor induksi, ternyata lebih efisien dan membuat mereka lebih produktif.

Untuk yang 1600 Watt, dalam 1 jam cuma habis 1 kwh, biayanya cuma 1.444,70 rupiah, Murah,” imbuh Deri.

Sementara itu, Yusrizaldi (44) salah satu pengunjung Mall SKA menyampaikan dengan menggunakan kompor induksi memasak lebih efektif.

“Sangat cepat memasak karena lebih cepat panas,” kata Yusrizaldi.

BACA JUGA :   Kapolda Jambi Dampingi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Cek Kesiapan Satgas Karhutla dan Bencana Alam

General Manager PLN UIWRKR Dispriansyah menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen untuk mendorong penggunaan kompor induksi di masyarakat.

“Ini merupakan komitmen PLN memasyarakatkan electrifying lifestyle dan mengajak para konsumen PLN maupun seluruh lapisan masyarakat menggunakan alat memasak yang Ramah lingkungan seperti kompor induksi ini,” ucap Dispriansyah.

Dengan melakukan konversi dari kompor berbahan bakar Fosil ke kompor induksi akan meningkatkan konsumsi energi listrik dan energi bersih.

Pada tahun 2019, penggunaan listrik per kapita baru mencapai 1.084 kilo Watt hour (kWh) per kapita, PLN menargetkan konsumsi listrik per kapita meningkat menjadi 1.142 kWh.

Selain untuk mendorong energi bersih, konversi dari kompor berbahan bakar fosil ke kompor induksi juga akan mendukung program Pemerintah provinsi dalam mewujudkan program Riau Hijau.

Konversi ini juga meningkatkan ketahanan energi nasional karena mengubah penggunaan energi fosil berbasis impor menjadi energi listrik yang sebagian besar sudah bersumber dari energi terbarukan yang banyak tersedia di alam indonesia .

BACA JUGA :   Jatuh dari Motor, Warga Dusun Sei Saparan diobati Personel Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut PLN tidak hanya memperkenalkan penggunaan Kompor Induksi tetapi PLN memperkenalkan juga Sepeda Motor Listrik Gesits yang merupakan karya anak bangsa dan di produksi oleh Badan Usaha Milik Negara PT. Wika Manufaktur dan dalam waktu dekat dealernya segera akan di buka di kota Pekanbaru dan Kota Dumai, sepeda motor listrik ini sangat nyaman dikendarai dan sangat hemat dalam penggunaan energi dibandingkan dengan sepeda motor konvensional mau tahu hal apa yang menarik dan ingin memiliki sepeda motor listrik ini segera kunjungi Booth PLN UIWRKR yang berada di Lantai 1 Mall SKA jangan terlambat kegiatan ini dibuka sampai tanggal 27 Oktober 2020. *(mirza/taj)