PLN UIWRKR Beri Keringanan Untuk Pegiat UMKM

oleh -66.489 views

IDUL FITRI

Pekanbaru I Realitas – Tinggal 6 hari lagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)/Industri Kecil Menengah (IKM) dapat menikmati program Super Merdeka, yaitu program diskon tambah daya bagi pelaku UMKM dan IKM, yang akan ditutup pada tanggal 31 Oktober 2020.

Program ini memberikan keringanan untuk naik daya bagi pelanggan golongan tarif Bisnis dan Industri tegangan rendah mulai dari daya 450 VA sampai dengan daya 13.200 VA dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA.

“Program ini mendapatkan sambutan yang positif dari pelanggan di seluruh Indonesia, Awalnya Super Merdeka ini hanya dibuka hingga tanggal 3 Oktober 2020, namun dikarenakan animo yang besar dari masyarakat membuat PLN memperpanjang program ini hingga 31 Oktober 2020 dan saat ini hanya tinggal 6 hari lagi,” tutur General Manager PT PLN (Persero) UIW Riau dan Kepri, Dispriansyah.

Setelah satu bulan lebih diluncurkan, sejak bulan September lalu, program ini mendapatkan respon positif dari pelanggan PLN UIW Riau dan Kepri.

Hingga 25 Oktober ini sebanyak 2.687 pelanggan PLN UIW Riau dan Kepri yang telah memanfaatkan program diskon tambah daya ini.

“Melalui program ini kami ingin memberikan keringanan biaya tambah daya yang super ekonomis demi membantu dalam meningkatkan produktivitas UMKM dan IKM ditengah pandemi,” tambahnya.

Tidak hanya memberikan keringanan bagi pelaku usaha melalui program Super Merdeka, selama pandemi ini PLN UIWRKR juga turut memberikan bantuan bagi pelaku UMKM melalui kegiatan pemberdayaan dan pembinaan usaha.

BACA JUGA :   Dosen Unsam Latih Budidaya Sorgum Pada Ibu-Ibu PKK Kampung Jawa Kota Langsa

“UMKM merupakan backbone kegiatan ekonomi pada saat ini, sehingga PLN berupaya memberikan dukungan agar tetap bisa survive dan mengembangkan usaha khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti ini,” ujar Dispriansyah.

Saat ini melalui program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan CSR PLN UIWRKR memiliki 3 mitra binaan UMKM yang telah diberikan bantuan melalui dana Kemitraan dengan total sebesar 45 juta rupiah.

Dispriansyah menambahkan bantuan yang diberikan dapat dipergunakan oleh Mitra Binaan PLN untuk tambahan modal usaha.

Program pelatihan pun diberikan kepada mitra binaan agar UMKM dapat mengembangkan usahanya, dimana UMKM yang masih bersifat tradisional dapat diarahkan untuk mengikuti perkembangan saat ini dengan memanfaatkan teknologi dan juga mengemas produknya melalui packaging dan branding yang bagus.

BACA JUGA :   Wakili Danramil, Sertu Sutrisno Hadiri Loka Karya Mini Puakesmas Karangtengah

Henny Aprina, pemilik usaha Kue Bawang Bina Karya yang merupakan salah satu mitra binaan PLN UIW Riau dan Kepri mengungkapkan rasa syukurnya telah mendapatkan bantuan modal usaha dari PLN, karena saat ini produksi kue bawangnya meningkat dan omsetnya juga mengalami peningkatan.

“Awalnya kue bawang kami hanya dapat dinikmati penduduk setempat, namun saat ini setelah packaging dan berbagai program pemasaran kini kue bawang bina karya dapat dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas.

Proses produksi awalnya manual dan jalan di tempat namun setelah menjadi mitra binaan pln produktifitas menjadi meningkat,” tutur Henny. *(mirza/taj)