Penyebab Longsor di Ciganjur Masih Diinvestigasi

oleh -56.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Penyebab Longsor di Ciganjur Masih Diinvestigasi.

Tim investigasi tengah menelusuri penyebab longsor dan banjir yang menerjang permukiman warga di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Camat Jagakarsa Alamsyah mengungkapkan bahwa investigasi dilakukan oleh Suku Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Selatan.

BACA JUGA :   Lokasi Gakplin Protkes Digelar Bergantian, Masih Saja Ditemukan Warga Yang Tidak Memakai Masker

“Sekarang sedang diinvestigasi oleh tim. Jadi tim lebih dari satu, yang jelas keputusan tim bisa memutuskan,” kata Alamsyah kepada wartawan di Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2020).

UPDATE CORONA

Alamsyah enggan membeberkan petunjuk yang sudah ditemukan oleh tim investigasi. Namun, dugaan sementara menurutnya, turap itu roboh karena kurang perhitungan.

“Yang jelas konstruksi kalau dia kuat tidak mungkin roboh, kita tidak bisa komentari konstruksi karena kita bukan orang konstruksi, yang jelas kenapa bisa roboh, karena perhitungannya kurang,” jelasnya.

“Penyebab awalnya karena hujan deras nah pagar dari melati residence ini terlalu tinggi yang ada pinggir kali persis, karena hujan deras resapan air sehingga longsor karena konstruksi yang dibangun tidak ideal sehingga longsor, dan longsor itu menimpa bawah kali,” lanjutnya.

Alamsyah menjelaskan perumahan Melati Residence telah dibangun semenjak tahun 2007. Sehingga, ia menegaskan bahwa proses perizinan saat itu masih diambil alih oleh Sudin Citata Jaksel.

“Ini kalau nggak salah dibangun 2007, sementara untuk PTST kan 2015, jadi di bawah 2015 menjadi wewenang Citata,” tegasnya.

Diketahui, banjir di RT 4 RW 2 Ciganjur disebabkan turap di perumahan Melati Residence jebol pada Sabtu (10/10) lalu. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pihaknya sedang menginvestasi pengembang perumahan tersebut.

“Yang berikutnya adalah tentang bangunan ini sendiri. Sekarang sedang proses investigasi, apakah ketentuan tata ruang dilanggar apa tidak. Apabila dilanggar, akan ada tindakan yang tegas tanpa kompromi. Jenis pelanggarannya apa, nanti hukumannya apa, sudah ada. Citata (Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan) akan meriksa dulu, kita lihat dulu hasil pemeriksaannya,” kata Anies, Minggu (11/10/2020).(Dtc/Red)