Pentas Seni Budaya RRI Meulaboh Tampilkan Beragam Atraksi Seni

oleh -72.489 views

IDUL FITRI

Meulaboh | Realitas – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat mengadakan pementasan Senin Budaya Aceh dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020.

Acara ini dihadiri Bupati Aceh Barat yang diwakili Stafahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dr M Furqansyah, Kepala Bulog Meulaboh, Ketua MAA Aceh Barat, Kasubag Humas Polres Aceh Barat, Perwakilan BMKG Meulaboh-Nagan Raya.

Kepala RRI Stasiun Takengon, Perwakilan Kepala RRI Banda Aceh dan Perwakilan RRI Lhokseumawe, serta dari SKPK, Muspika, tokoh budaya, adat dan masyarakat di Halaman RRI Meulaboh, Desa Pasie Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Selasa (27/10/2020).

IDUL FITRI

Kepala RRI Meulaboh Dra Dwi Korianingsih, M.A, mengatakan, pagelaran budaya tersebut diselanggaran untuk memberikan ruang kreativitas pelaku seni dan budaya dalam menunjukkan atraksi dan kebolehan di atas panggung.

BACA JUGA :   Humas Polri Gelar Workshop Manajemen Media Pilkada Untuk Menciptakan Kamtibmas Kondusif

“Masih ada bagian pelayanan yang perlu kami ke depankan, yakni pelananan pada seni budaya bangsa.

Kegiatan seperti ini bisa menjadi media penyaluran bakat serta memberi motifasi kepada generasi cinta akan budaya sendiri,” katanya.

Sebab, pelaku seni budaya lokal Aceh saat ini mulai mengalami krisis akan regenerasi, contoh saja “Hikayat Aceh”, saat ini sudah sulit mendapatkan pelaku seninya sehingga butuh peran semua pihak untuk menyelamatkannya.

Bupati Aceh Barat dalam sambutan tertulis dibacakan Staf Ahli dr M Furqansyah, menyampaikan, apresianya kepada RRI Meulaboh yang menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai wujud peran mendukung pelestarian budaya.

BACA JUGA :   Kerjasama Babinsa Dan Bidan Desa Sukseskan Program BIAS

“Kami sampaikan terimaksih dan penghargaan atas dukungan dan kerjasama dengan program pemerintah daerah salah satunya adalah pemetansan seni budaya dan ini sangat bermanfaat,” katanya.

H Ramli, MS menyampaikan, bahwa budaya adalah aset yang tak ternilai harganya, karena itu kegiatan di RRI Meulaboh tersebut menjadi bagian penting sebagai media penyalur bakat seniman dan budayawan di Aceh Barat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sangat konsen dalam pelestarian budaya dan menjadinya sebagai sektor penting untuk dikembangkan, melalui Majelis Adat Aceh (MAA) yang terus melakukan pembinaan berkelanjutan.

“Melalui lembaga MAA melakukan pembinaan generasi muda tentang adat budaya, apa yang kita lakukan memang belum cukup, karena itu kami harapkan peran akitf semua pihak menghidupkan kegiatan budaya daerah,” pungkasnya.

BACA JUGA :   Prediksi Pertandingan Liga Champions: Krasnodar vs Sevilla

Pada acara tersebut ada 13 grub seniman yang tampil tersebut yakni Ridho Ulfa dan Zaki, mengisi selingan menunggu tamu, kemudian penampilan Hikayat Aceh oleh Syech Hasan Lampoh Raya.

Tari Ranup Lampuan Sangar Agung Gurangsang Projeck, Rapai’i, Sangar Syech Kop, Nasyid dari Dayah Rhauzatul Mubarak kah, Tarian Rihon Meulambong dari Seni Intan Payong STAIN TDM Meulaboh.

Kemudian paduan suara memperingati Sumpah Pemuda dari SMAN Wira Bangsa Meulaboh, Tari Kreasi Baru, Syair, Tarian Tarik Pukat dan beberapa pementasan seni lainnya. (Wawan)