Pengakuan Demonstran Bayaran Dikasih Rp 100 Ribu untuk Demo Acara KAMI Jatim

oleh -132.489 views

IDUL FITRI

Surabaya I Realitas – Pengakuan Demonstran Bayaran Dikasih Rp 100 Ribu untuk Demo Acara KAMI Jatim.

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo sempat menyebut pendemo di acara KAMI Jatim sebagai demonstran bayaran. Kini ada pengakuan bahwa mereka dibayar Rp 100 ribu.

REALITAS TV

Pernyataan itu dibenarkan oleh M Syarif Tuasikal, selaku Sekjen Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pelauw (IPPMAP). “Iya mereka mahasiswa dari IPPMAP yang ikut demo di Jabal Nur kemarin dibayar. Satunya dibayar Rp 100 ribu, satunya gak ngaku kalau dibayar,” kata M Syarif saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (1/10/2020).

Syarif menjelaskan, dua mahasiswa yang merupakan anggota IPPMAP itu tertangkap basah ikut demo di Graha Jabal Nur. “Ketahuan pas di Jabal Nur. Adik-adik ini kan biasanya seminggu atau sebulan sekali kumpul, jadi hafal wajahnya. Yang satu, mahasiswa yang ngaku dibayar Rp 100 ribu itu sudah firasat sebenarnya gak mau ikut, karena demonya kok di Jabal Nur. Karena dia biasanya sering ke sini (Jabal Nur). Akhirnya dia diam-diam sembunyi mau kabur, kita pergoki. Nah yang satunya yang ngaku gak dibayar malah di atas mobil komando, ya ketahuan,” jelasnya.

BACA JUGA :   Viral di Media Sosial, Petugas Tetap Sabar di Marahi Wisatawan

Kepada Syarif, keduanya mengaku ikut demo untuk mencari pengalaman. Meski satu mahasiswa itu dibayar dan satunya mengaku tidak.

“Jadi kalau pingin cari pengalaman ya harus tahu apa demonya, buat siapa, tujuannya apa. Bukan asal ikut. Ini malah dibayar. Meski ada yang gak ngaku, secara psikologi saya tahu dia dibayar, cuma gak ngaku. Mahasiswa gini kan mudah ikut-ikutan diajak gini gitu,” terangnya.

BACA JUGA :   Tim Pemantauan Dan Asistensi Polda Aceh : Perkirakan Puncak Arus Balik

Syarif memastikan keduanya anggota IPPMAP. Pihaknya akan membina mahasiswa tersebut agar tidak mengulang kesalahan yang sama.

“Ya adik-adik kita juga ini. Harus dibina. Keduanya juga (anggota) IPPMAP,” pungkasnya.

BACA JUGA :   Pasukan Elit TNI Bantu Nemangkawi Polri, 2 Teroris OPM Tewas

Senin (28/9), Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Timur menggelar acara di Graha Jabal Nur dan di Gedung Juang 45 Surabaya. Namun dua acara tersebut mendapat penolakan dari massa yang akhirnya menggelar demo.(Dtc/Red)

UPDATE CORONA