Nelayan di Banyuasin Sumsel Tewas Diterkam Buaya di Hadapan Mertua

oleh -61.489 views

IDUL FITRI

Banyuasin I Realitas – Nelayan di Banyuasin Sumsel Tewas Diterkam Buaya di Hadapan Mertua.

Seorang nelayan di Banyuasin, Sumatera Selatan, Rustam (37) tewas usai diterkam buaya. Rustam tewas diterkam di hadapan bapak mertuanya, Gani (70).

Rustam pergi mencari ikan di TN Sembilang pada Selasa (6/10) pukul 05.00 WIB. Perahu yang ditumpangi mendadak oleng saat mereka menarik ikan dari dasar air Sungai Bungin.

UPDATE CORONA

“Korban bersama mertuanya ini mau narik jaring ikan dari sungai. Perahu atau ketek yang mereka tumpangi langsung ditabrak oleh buaya,” kata Kapolsek Sungsang, Iptu Bambang Wiyono, Rabu (7/10/2020).

Rustam dan Gani terjatuh. Rustam kemudian diserang buaya dan Gani selamat karena jauh dari posisi buaya berada. Gani diselamatkan oleh nelayan lain.

“Salah satu korban meminta tolong dengan nelayan lain dan bisa terselamatkan. Untuk korban bernama Rustam tidak bisa,” ujar Bambang.

BACA JUGA..  YLBHIM Aceh : Kadis Syari'at Islam dan WH Jangan Tutup Mata, Gerebek Kegiatan Planet Eleven Sport Dan Cafe Tidak Mematuhi Syari'at Islam

Rustam hilang diterkam buaya. Gani dan nelayan lain kembali ke daratan Sungsang untuk meminta bantuan warga dan jajaran Polsek Sungsang.

“Korban sudah ditemukan dan diserahkan pada keluarga. Kami imbau nelayan lain untuk lebih berhati-hati saat mencari ikan di sungai Bungin, menjauhi daerah rawan,” tutup Kapolsek.Setelah hampir 12 jam pencarian, korban pun akhirnya ditemukan. Namun saat itu kondisi korban sudah tidak utuh karena dimakan buaya muara di kawasan yang dikenal cukup rawan.

BACA JUGA..  TMMD Kodim 0304/Agam Menjadi Kemajuan Perekonomian Desa

Sebelumnya, Awal Juni 2020 lalu nelayan bernama Joni (30), tewas diterkam buaya saat mencari ikan bersama ayahnya, Asidin (58). Joni diterkam saat mencuci kaki dan tiba-tiba disambar buaya muara.(Dtc/Red)

BACA JUGA..  Pelatihan MC Di Kelurahan Kampung Baru, Membawa Perubahan Bagi Masyarakat Dalam Berkomunikasi