Kondisi Terkini Halte TransJakarta Bundaran HI Usai Dibakar Pendemo

oleh -69.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Kondisi Terkini Halte TransJakarta Bundaran HI Usai Dibakar Pendemo.

Halte TransJakarta (TransJ) Bundaran Hotel Indonesia (HI) menyisakan puing-puing usai dibakar massa pada demo tolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) pada Kamis (8/10) kemarin. Begini kondisinya pagi ini.

BACA JUGA :   Di Singkil: Banyak Nakes Kontak Erat Dengan Terkonfirmasi Positif Covid Tidak Mau Swab

di Halte TransJ Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jalakarta Pusat, Jumat (9/10/2020) sekitar pukul 06.43 WIB, tampak halte tinggal kerangka dan tiang-tiang penyangga. Dinding sudah dicopot.

BACA JUGA :   Tarif Listrik PLN Turun Hingga Desember

UPDATE CORONA

Sisa-sisa kebakaran seperti arang plastik dan beberapa besi potongan pagar halte tampak berserakan di sekitar lokasi. Ada beberapa sapu dan kaleng cat ditumpuk di satu titik.

Sejumlah petugas TransJ memeriksa kondisi halte. Satpam pun tampak berjaga di sekitar halte.

Sementara itu, pintu masuk atau akses dari Halte TransJ menuju MRT Bundaran HI tampak ditutupi pagar besi. Tidak tampak ada Bus TransJ yang melintas di koridor ini. Berdasarkan informasi petugas di lokasi, koridor yang melewati Halte Bundaran HI belum beroperasi.

Atap bagian tengah halte masih terpasang. Namun di sisi kanan dan kiri atapnya hangus terbakar. Televisi monitor yang biasa digunakan untuk melihat jadwal keberangkatan tak tampak, hanya menyisakan kerangka saja.

Diketahui, aksi unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja berujung ricuh pada Kamis (8/10) kemarin. Polisi memastikan para pendemo yang menimbulkan kericuhan bukan dari kelompok buruh maupun mahasiswa.Tak ada aparat kepolisian ataupun TNI yang berjaga di sekitar lokasi. Arus lalu lintas terpantau lancar. Sejumlah warga juga tampak beraktivitas seperti biasa. Beberapa di antaranya ada yang bersepeda.

“Sebelum demo kita lakukan razia dan memang mereka ini bukan orang-orang yang mau demo, bukan orang-orang yang buruh maupun mahasiswa. Mereka ini orang-orang yang memang anarko, pengangguran semua, orang-orang jalanan itu yang kita temukan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Kamis (8/10/2020).(Dtc/Red)