Kapten Inf Noverlan : Wawasan Kebangsaan Untuk Tingkatkan Persatuan Dan Kesatuan

oleh -170.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Aceh Timur I Realitas – Kapten Inf NoverlanĀ  wawasan kebangsaan untuk tingkatkan persatuan dan kesatuan.

Wawasan kebangsaan ialah suatu cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya, yang mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Selasa, 20/10/2020 pukul 10.20 Wib Kepada para Keuchik dan Sekdes sekecamatan Darul Falah Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh bertempat di Aula Kantor Camat, Yang dihadiri pula oleh Camat Darul Falah Padri, S. Pd, Kapolsek Nurussalam Iptu Abdullah, S. Sos, serta Mukim Darul Falah Karimuddin, Danramil Nurussalam Kapten Inf Noverlan memberikan sedikit pengertian tentang wawasan kebangsaan yaitu Istilah wawasan kebangsaan itu terdiri dari dua suku kata Wawasan dan Kebangsaan.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia (2002) dinyatakan bahwa secara etimologis istilah wawasan berarti tinjauan atau pandangan dan dapat juga diartikan sebagai konsepsi cara pandang.

Kapten Inf Noverlan saat memberikan materi wawasan kebangsaan

Sedangkan Kebangsaan itu berasal dari kata bangsa yang menurut kamus besar Bahasa Indonesia (2002) berarti kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa dan sejarahnya.

Lanjutnya, Konsep kebangsaan merupakan hal yang sangat mendasar bagi bangsa Indonesia. Dalam kenyataannya konsep kebangsaan ini telah dijadikan dasar negara dan ideologi nasional yang terumus dalam Pancasila sebagaimana terdapat dalam Alinea IV Pembukaan UUD 1945. Konsep inilah yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa yang lain di dunia ini.

Perlu kita pahami juga, ada beberapa Makna Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia antara lain :

Wawasan kebangsaan yang mengamanatkan kepada seluruh bangsa Indonesia agar menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan.
Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik.

Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya ditengah-tengah tata kehidupan dunia.

NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur bertekad untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri.

Ada beberapa nilai dasar wawasan kebangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa yang bersifat mendasar yaitu :

BACA JUGA :   7 Hari Jelang Pencoblosan, Bawaslu dan Polisi se Riau akan Patroli Money Politik

1. Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

2. Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka dan bersatu.

3. Cinta akan tanah air dan bangsa.

4. Demokrasi atau Kedaulatan rakyat.

5. Kesetiakawanan sosial.

6. Masyarakat adil makmur.

Di akhir pembahasannya, Kapten Inf Noverlan membahas tentang Asas wawasan kebangsaan yang terdiri dari Kepentingan/tujuan yang sama, Solidaritas, Keadilan, Kerjasama, Kejujuran dan Kesetiaan terhadap Kesepakatan.

Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan sehingga derasnya pengaruh globalisasi bukan mustahil akan memporak-porandakan adat budaya yang menjadi jati diri kita sebagai suatu bangsa, tutupnya. (Riza Rahmad)