Hari Ini K.SBSI Kerahkan Masa Menonal Omnidus Law

oleh -81.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Hari Ini K.SBSI Kerahkan Masa Menonal Omnidus Law.

Rencana aksi menolak Omnibus Law pada hari ini Kamis, 8 Oktober 2020 akan dilakukan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K.SBSI) yang oleh Pimpinan Prof. Dr.Muchtar Pakpahan SH, MA dengan motor penggerak utama Federasi Industri, Kesehatan, Energi dan Pertambangan (FIKEP) K.SBSI.

BACA JUGA :   Bersama Warga, Babinsa Bantu Percepatan Pembangunan Masjid

Konsentrasi aksi menolak UU “Cilaka” itu diawali dari Sekretariat DPP K.SBSI Jl. Tanah Tinggi Johar Baru Jakarta Pusat menuju DPR RI dengan ruete Istana Negara Jakarta

BACA JUGA :   Polsek Tapung Amankan 3 Terduga Pelaku Pencurian TBS Milik PTPN-V Kebun Sei Garo

UPDATE CORONA

Buruh yang tergabung dalam K.SBSI harus aksi menolak RUU Omnibus Law, karena menurut Agus Supriyadi sebagai Ketua DPC FIKEP K.SBSI Undang-undang “Cilaka” itu akan menjadi bencana bagi buruh dan serikat buruh.

Karena UU Omnibus Law itu akan membuat buruh dan serikat buruh terpinggirkan dan suram masa depannya di negerinya sendiri.

Peserta aksi nenurut Agus Supriyadi akan diikuti oleh buruh yang berada dibawah FIKEP K.SBSI dari PT. Muara TW 80 orang, PT. UEkatama 62 orang, PT. Hansai 48 orang, PT. Saiti 122 orang, PT . Entraco 130

Insyaalah peserta aksi bisa mencapai 1.400 orang lebih. ,”Masalahnya kawan-kawan buruh dari luar Jakarta dipersulit bahkan dilarang masuk Jakarta”, kata Agus Supriyadi kemarin.

Masa aksi yang tergabung dalam koordinasi FIKEP K. SBSI dari Bekasi diperkiran
482 orang. Sedangkan dari Jakarta sendiri sekitar 824 orang.

Aksi unjuk rasa menolak RUU Cilaka itu, imbuh Fuad selaku koordinator lapangan akan dilakukan dengan pawai keliling dari Sekretariat K.SBSI Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat singgah di depan Istana Merdeka kawasan Monas Jakarta. (RAT)