Bantah Perkosa Anak Mantan Timses, Kades di Garut Pernah Dipijit Korban

oleh -125.489 views

IDUL FITRI

Garut I Realitas – Bantah Perkosa Anak Mantan Timses, Kades di Garut Pernah Dipijit Korban.

Oknum kepala desa di Kabupaten Garut dilaporkan ke polisi karena diduga memperkosa anak gadis seorang mantan tim suksesnya. Sang kades ngaku tak pernah melakukan hal itu.

REALITAS TV

Melalui sang pengacara, Syam Yousef, kades membantah mentah-mentah kejadian itu. Kades mengaku tak pernah memperkosa sang gadis.

“Jelas kami membantah. Kejadian itu tidak benar,” ungkap Yousef kepada wartawan, Jumat (2/10/2020).

Aksi pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh sang kades disebut-sebut terjadi beberapa kali sejak awal tahun 2020 lalu. Korban menyebut, peristiwa itu berlangsung di rumahnya yang terletak di Kecamatan Cikelet.

BACA JUGA :   Terapkan Prokes Bupati Batu Bara & Seluruh Jajaran OPD Sholat Idul Fitri

Syam Yousef mengatakan, pihaknya membantah dan memastikan kejadian pemerkosaan yang dituduhkan tidak pernah terjadi.

“Memang Pak Kades pernah dipijit sama anak ini saat masuk angin. Tapi itu atas suruhan bapaknya (korban) dan disaksikan oleh banyak orang. Ada ibu-bapaknya, ada sopir kades juga,” katanya.

Yousef membenarkan gadis di bawah umur tersebut merupakan anak dari tim sukses kliennya saat mencalonkan diri sebagai kades lalu.

Hubungan antara kades dengan orang tua gadis, sambung Yousef sangat dekat lantaran kades menganggap ayah si gadis sebagai sesepuh di sana.

Yousef menambahkan, kasus tersebut merupakan kasus yang bohong dan tidak terjadi. Menurutnya banyak kejanggalan dalam pelaporan dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh kades.

BACA JUGA :   Sholat Idul Fitri 1442 Hijiriah, Pj. Bupati Muara Enim, Imbau Untuk Sholat Dirumah Saja

“Keterangannya (korban) banyak yang tidak masuk akal,” ucap Yousef.

Kasus ini sendiri ditangani Polres Garut. Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat membenarkan adanya laporan terkait dugaan pemerkosaan yang dilakukan oknum kepala desa.

“(laporan) Sudah diterima. Sedang dalam penyelidikan,” kata Muslih.(Dtc/Red)

UPDATE CORONA