Akhir Pelarian Otak Aksi Penyerangan Doa Nikah Solo di Tangan Densus 88

oleh -119.489 views

IDUL FITRI

Solo I Realitas – Akhir Pelarian Otak Aksi Penyerangan Doa Nikah Solo di Tangan Densus 88.

Setelah hampir dua bulan lari dari kejaran polisi, otak aksi penyerangan acara doa jelang pernikahan di Solo akhirnya ditangkap. Penangkapan otak pelaku berinisial R itu melibatkan Densus 88/Anti-Teror.

REALITAS TV

Densus 88 pada Rabu (30/9) melakukan penangkapan terhadap seorang terduga teroris di sebuah rumah di Jepara. Di saat itulah Densus mengetahui ada pria yang menginap di rumah tersebut.

BACA JUGA :   Panglima TNI dan Kapolri Akan Ke Papua Sore Ini

Setelah diperiksa, pria itu adalah R. Dia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus penyerangan di kediaman keluarga Habib Umar Assegaf, Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, 8 Agustus lalu.

“Memang yang bersangkutan (R) ditangkap di rumah salah satu terduga teroris saat ada upaya paksa penangkapan oleh Densus 88,” kata Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak saat rilis kasus di Mapolresta Solo, Manahan, Jumat (2/10/2020).

Terkait kaitan R dengan jaringan teroris, Ade Safri mengaku belum mengetahui. Sebab kasus tersebut ditangani oleh Densus 88.

BACA JUGA :   AHY Temui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota?

“Kaitannya (jaringan teroris) kami belum tahu. Itu ranahnya Densus 88. Sementara kapasitasnya terkait kasus intoleran di Solo,” jelasnya.

Dalam aksi intoleran ini, R merupakan orang yang melakukan survei lokasi. Saat mendatangi lokasi, R juga sempat menemui Ketua RT setempat untuk memastikan acara itu dibubarkan.(Dtc/Red)

BACA JUGA :   Ditresnarkoba Polda Aceh Musnahkan Ratusan Kilogram Ganja
UPDATE CORONA