Terungkap, Mayat Perempuan di Kebun Tebu Magelang Dibunuh Teman Dekat

oleh -66.489 views

IDUL FITRI

MAGELANG I Realitas – Terungkap, Mayat Perempuan di Kebun Tebu Magelang Dibunuh Teman Dekat.

Polres Magelang mengungkap pelaku pembunuhan perempuan yang mayatnya ditemukan di kebun tebu Semampir, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah. Pelaku ternyata seorang pria teman dekat korban.

“Petugas bisa mengungkap dan menangkap pelakunya yang tidak lain merupakan teman dekat korban,” ujar Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba, Kamis (17/9/2020).

Dia mengatakan, personel Satreskrim Polres Magelang bekerja keras menelusuri identitas korban yang semula tidak diketahui. Setelah identitas diketahui, polisi meringkus pelaku, Firman Listyobudi (23) di Dusun Semampir, Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Dari pemeriksaan, motif pelaku karena sakit hati. Saat pelaku menagih utang kepada korban, namun tidak dikembalikan. Pelaku kemudian spontan menghabisi korban dengan cara dicekik, dan dibekap di kamar tidur.

“Ketika berada di kamar tidur, korban dicekik kurang lebih 30 menit hingga meninggal dunia. Selanjutnya korban diikat dengan rafia terus dibawa ke kebun tebu, yang jaraknya 20 meter dari rumah pelaku sebagai tempat kejadian,” ujarnya.

Dari keterangan tersangka, pembunuhan terhadap korban dilakukan saat korban tidur di kamar pelaku. Pelaku menanyakan terkait utang Rp3,5 juta ke korban. Namun dijawab, “Sabar, Mas, rausah crewet aku lagi golek.”

Mendapat jawaban tersebut, pelaku langsung menindih korban. Kemudian leher korban dicekik dengan tangan kanan. Sedangkan tangan kirinya membekap mulut korban. Kedua kaki tersangka lalu menahan tangan korban dengan cara ditindih.

Setelah korban lemas dan dipastikan sudah meninggal, pelaku melepas cekikan di leher. Kemudian korban dipindah dengan cara dibopong. Namun karena tersangka tidak kuat, korban diseret dengan dipegang kakinya ke arah kebun tebu yang berada sekitar 20 meter dari rumah.

“Setelah dipastikan meninggal, pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa perhiasan, uang dan HP,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan pelaku, pembunuhan dilakukan pada Senin, 3 September 2020. Mayat korban ditemukan 11 hari kemudian yaitu 14 September 2020.

Atas perbuatanya, pelaku kini ditahan di rutan Polres Magelang. Pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.(IN/Red)