Pelaku Vandalisme Musala di Tangerang Ditangkap

oleh -127.489 views

IDUL FITRI

TANGERANG I Realitas – Pelaku Vandalisme Musala di Tangerang Ditangkap.

Pelaku vandalisme Musala Darusalam di kompkes Perumahan Vila Tangerang Elok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten ditangkap polisi, Selasa (29/9/2020). Pelaku kini masih diperiksa intensif petugas di Mapolsek Pasar Kemis.

REALITAS TV

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi juga sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. Sementara itu pelaku vandalisme juga sudah diamankan dan sampai saat ini masih diinterogasi.

“Pelaku sudah kami amankan, dan sampai saat ini kami masih menginterogasi pelaku,” ujar Ade.

Aksi vandalisme bernada SARA yang dilakukan orang tak dikenal di Musala Darussalam sebelumnya menggegerkan warga Perumahan Vila Tangerang Elok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (30/9/2020). Tak hanya menyorat-nyoret dinding dan lantai musala, pelaku juga merobek-robek Alquran.

BACA JUGA :   Polres Kuansing Berikan Fasilitas Mudik Lebaran Secara Virtual

Warga Vila Tangerang Elok, Sugiarto mengatakan, aksi vandalisme di musala pertama kali diketahui seorang warga bernama Wawan saat akan azan asar sekitar pukul 15.30 WIB.

Kaget tembok musala banyak coretan, Wawan pun melaporkan aksi vandalisme ini ke ketua RT dan diteruskan ke petugas Polsek Pasar Kemis dan Polresta Tangerang.

“Pak Wawan ini mau azan untuk salat asar, tapi kaget begitu masuk musala sudah dipenuhi coretan dan Alquran disobek-sobek,” katanya.

Setelah mendapat laporan itu, kata dia, musala sementara ditutup agar tidak ada jemaah masuk. “Begitu ada laporan warga kalau musala ini dicorat-coret orang tak dikenal, langsung kita tutup supaya tidak ada orang yang masuk. Kita amankan untuk penyelidikan polisi,” katanya.

BACA JUGA :   Polda Metro Jaya Akan Dirikan Kampung Tangguh Jaya di Jakarta Barat

Dia mengatakan, setelah petugas Polsek Pasar Kemis dan Polresta Tangerang selesai mengolah tempat kejadian, coretan di dinding dan lantai musala langsung dibersihkan warga.

“Tadi sudah kita bersihkan bareng-bareng,” ucapnya.

Polisi yang mendapat laporan aksi perusakan musala itu langsung ke lokasi kejadian dan mengolah tempat kejadian perkara. Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi.

Aksi vandalisme dan perusakan Alquran itu viral setelah videonya diunggah di media sosial.

BACA JUGA :   Tim Kuasa Hukum Terdakwa Maria Pauline Lumowa Hadiri Sidang Tuntutan JPU PN Jakpus

Dalam video itu, tampak berbagai coretan bernada kebencian terlihat memenuhi tembok musala. Beberapa coretan juga menyasar sajadah dan Alquran yang berada tepat dibagian depan.

Beberapa coretan itu di antaranya bertuliskan “Tidak Ridho” di lantai musala dan tulisan “Saya Kafir” di papan tulis putih.

Dalam video itu juga menunjukan lafaz Allah di lantai yang diberi tanda silang, serta tulisan “Anti Khilafah” dan “Anti Islam” di bagian tembok dekat imam.

Selain itu, ada Alquran di tempat imam disobek dan dicoret menggunakan tanda silang serta dilakban. Di bagian tembok lain, ada tulisan besar “Islam Tidak Diridhoi”.(IN/Red)

UPDATE CORONA